Pindah Dari Langsa ke Meulaboh, Tuti Tetap Gunakan JKN-KIS

oleh -89.489 views

IDUL FITRI

Meulaboh | Realitas – Tuti Harida (50) merupakan salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang telah merasakan manfaat dan kemudahan dari Program JKN-KIS. Kepada tim Jamkesnews, Tuti menceritakan kemudahan dirinya dan keluarga saat berobat menggunakan JKN-KIS sebagai asuransi kesehatannya.

“Saya sering berobat disini pake JKN-KIS. Dulu ketika kami sekeluarga tinggal di Langsa juga berobat pakai JKN-KIS. Sangat mudah untuk berobat kami cuma perlu bawa kartu saja ke klinik,” ungkapnya disela-sela kegiatannya berjualan.

Tuti juga sangat antusias mendengarkan dan bertanya saat petugas BPJS Kesehatan menjelaskan mengenai kemudahan Program JKN-KIS antara lain dapat mengganti fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama minimal 3 bulan dan kemudahan akses informasi melalui Mobile JKN.

BACA JUGA :   Bawaslu Kota Bandar Lampung Serahkan Laporan ke Bawaslu RI

“Sekarang saya kan lupa bawa kartu (KIS) ini dek, jadi kalau udah download aplikasi Mobile JKN itu bisa tetap berobat walaupun tidak bawa kartu? Wah ini salah satu kemudahan jadi peserta JKN-KIS selain berobat gratis ya,” ujar Tuti.

Dirinya berjanji akan segera mendownload aplikasi Mobile JKN begitu sampai kerumah agar lebih memudahkannya untuk berobat apabila lupa membawa kartu seperti sekarang.

BACA JUGA :   Danramil 23/Karang Tengah Himbau Warga Pengendara Bermotor Wajib Memakai Masker

Selain itu Tuti juga mengaku selama ini dirinya sudah sangat nyaman berobat di salah satu klinik pratama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, karena selain jarak tempuh yang dekat dengan rumahnya juga pelayanan yang diberikan bagus.

“Saya sangat suka pelayanan yang diberikan oleh dokter di klinik itu, apalagi dokter giginya sangat ramah dan tanggap. Memang ada beberapa dokter yang tidak memeriksa seperti tensi darah jika tidak diminta, tapi gak masalah lah itu,” jelasnya.

Saat ditanyai mengenai harapannya kepada Program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, ibu dari 2 orang anak ini mengungkapkan bahwa selama ini pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS sudah sangat bagus, hanya saja dirinya berharap agar dokter-dokter yang sedang bertugas di faskes dapat lebih aktif lagi memeriksa pasien tanpa harus di minta dulu seperti sebelumnya.

BACA JUGA :   Sekretaris Desa Tapos II Lempar Bola Panas : Bank Donk Yang Salah

“Dokter yang ramah dan aktif memeriksa pasien tanpa diminta juga mungkin bisa jadi salah satu faktor penilaian BPJS Kesehatan dalam memilih faskes yang bekerjasama untuk melayani peserta JKN-KIS,” tutupnya. (Wawan)

UPDATE CORONA