Menteri Suharso Dalam Rapim TNI Menyampaikan 5 Prinsip Kesejahteraan Prajurit

oleh -60.489 views
Menteri Suharso

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Menteri Suharso dalam Rapim TNI Menyampaikan 5 Prinsip Kesejahteraan Prajurit.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menjadi panelis dalam Rapim TNI tahun 2021 yang membahas tentang “Postur Pertahanan, Kesejahteraan Prajurit dan Prioritas Pembangunan dan Pengembangan Industri Pertahanan : Penanganan Pandemi dan Disruptif Teknologi”.

Acara tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Februari 2021 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

“Pada tahun 2019 Bank Dunia telah menetapkan Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah ke atas (upper middle income). Namun, PDB per Kapita dan GNI Per Kapita Indonesia Tahun 2020 mengalami penurunan, status Indonesia diperkirakan kembali masuk ke dalam kategori negara berpendapatan menengah bawah (lower middle income country).

BACA JUGA :   Menlu Retno : Minta Myanmar Hormati HAM dan "Membuka Pintu" bagi ASEAN

Dengan pertumbuhan ekonomi 5% per tahun, Indonesia diperkirakan kembali menjadi upper middle income country pada 2022,” ucap Menteri.

Pengendalian dan penanganan Covid-19 dan disruptif teknologi menjadi faktor penting dalam transformasi ekonomi yang akan mendukung target pemerintah pada tahun 2036 untuk menjadi negara berpendapatan tinggi (high income country).

BACA JUGA :   KPK Geledah Empat Lokasi di Sulsel, Menyita Dokumen dan Uang Tunai Kasus Nurdin Abdullah

Selanjutnya, dalam pembangunan pertahanan akan difokuskan pada essential force dan industri pertahanan.

Selain membahas kondisi sosial ekonomi pasca Covid-19, Menteri Suharso membahas tentang kesejahteraan prajurit TNI.

Menteri Suharso menjelaskan bahwa mencukupi kesejahteraan prajurit merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembangunan kekuatan dan kesiapan pengerahan kekuatan pertahanan.

Carl von Clausewitz pernah mengatakan, “The End For Which A Soldier Is Recruited, Clothed, Armed And Trained, The Whole Object Of His Sleeping, Eating, Drinking, And Marching Is Simply That He Should Fight At The Right Place And The Right Time.”

BACA JUGA :   Danrem 061/Sk Pantau Langsung Vaksinasi Massal di Kota Bogor

“Kesejahteraan dan profesionalisme adalah dua hal yang saling mempengaruhi,” lanjut Menteri.

Menurut Menteri, kesejahteraan prajurit memiliki 5 prinsip yaitu

– Pertama, upah minimum;

– Kedua, jaminan kesehatan;

– Ketiga, dana pensiun;

– Keempat, tempat tinggal; dan

– Kelima, pelatihan life skill pra pensiun.

Dengan 5 prinsip tadi prajurit akan mendapatkan kehidupan yang layak dan mendukung profesionalisme prajurit TNI. /rls

UPDATE CORONA