Tambah 4 Orang, Jumlah Total PDP di Malang 478

oleh -130.759 views

Malang I Realitas – Pemkot Malang memperbaruhi jumlah penanganan Covid-19. Hingga Selasa (31/3), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 478 orang atau bertambah 5 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 23 orang, 13 diantaranya tengah menjalani perawatan. Empat orang merupakan pasien baru.

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, data terbaru Covid-19 diperoleh dari laporan rumah sakit rujukan serta gugus tugas Covid-19 Kota Malang.

Sesuai data yang diterima per 31 Maret 2020 sebagai berikut,

1. ODP sebanyak 478 orang, 5 orang merupakan pasien baru.

3. ODP tercatat sebanyak 210 orang dengan rincian 144 orang masuk dalam pantauan dan 66 orang telah melewati masa pantauan.

4. Positif Covid-19 berjumlah 4 orang, 3 orang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Ketiganya dirawat di RS dr Saiful Anwar (RSSA) dan seorang lagi juga sudah sembuh sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara Soepraoen.

BACA JUGA :  Panitia HARDIKDA ke-67 Aceh Timur Dituding "Peras" Kepala Sekolah Lewat Iuran Tidak jelas Penggunaannya

5. PDP meninggal sebanyak 2 orang dengan rincian, satu orang meninggal dalam perawatan di RSSA pada 3 Maret 2020 lalu. Satu orang lagi meninggal saat dirawat di RS Lavalette pada 27 Maret 2020 lalu.

6. PDP dinyatakan sehat dan sembuh berjumlah 8 orang dengan rincian 2 orang pernah dirawat di RS Mardi Waluyo, 5 orang dari RS Lavalette, 1 orang dari RSUD Kota Malang.

7. PDP masih menjalani perawatan hingga hari ini sebanyak 13 orang dengan rincian, 4 orang di RST Soepraoen, 1 orang di RS Prima Husada, 1 orang di RSSA, 1 orang di RS Mardi Waluyo, 1 orang RS Islam Unisma, dan empat orang pasien baru yang tersebar di 1 orang di RS Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), 1 orang RS Panti Nirmala, 1 orang di RSUD Kota Malang, dan 2 orang lagi menjalani perawatan di RS Lavalette.

BACA JUGA :  Panitia HARDIKDA ke-67 Aceh Timur Dituding "Peras" Kepala Sekolah Lewat Iuran Tidak jelas Penggunaannya

Dikatakan, pasien yang rata-rata menjalani perawatan karena mengalami gejala mirip Covid-19. Untuk dua pasien yang meninggal hasil swab negatif dan diketahui mempunyai penyakit bawaan yang diduga mengakibatkan pasien meninggal,” beber Nur Widianto.”Di Kota Malang hanya ada 4 rumah sakit rujukan yakni RSSA, RS Mardi Waluyo, RST Soepraoen, dan RS Lavalette,” terang Nur Widianto.(Dtc/Red)