Pemuda di Makassar Berkomplot Bobol Kosan Mahasiswa

oleh -8.201 views

IDUL FITRI

MAKASSAR I Realitas – Polisi menangkap empat orang sindikat pembobol rumah kos mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Modus komplotan ini yakni dengan mengintai lebih dulu rumah yang menjadi target mereka.

Keempat pelaku yang ditangkap yakni Agung (26) dan Ikbal (23) selaku eksekutor pencurian dengan pemberatan. Sedangkan dua pelaku lain yakni Hendra (29) dan Rasidin (37) sebagai penadah.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtcahyana mengatakan, pelaku Agung dan Ikbal diduga telah membobol rumah kos di Jalan Bakti II, Kecamatan Rappocini pada awal Maret lalu.

“Korbannya mahasiswa yang saat itu sedang tertidur. Begitu terbangun korban mendapati ponsel miliknya hilang. Kejadian itu lantas diadukan ke polisi untuk ditindaklanjuti,” kata dia di Mapolsek Rappocini Makassar, Kamis (2/4/2020).

Dari pengakuan kedua pelaku, mereka menjual ponsel hasil curian ini kepada Hendra yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) seharga Rp2 juta. Lalu dia menjual ke rekannya Rasidin seharga Rp2,6 juta.

“Sementara pengakuan kedua pelaku (Agung dan Ikbal), hasil penjualan itu dibagi dua. Mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk foya-foya,” ujar dia.

Dalam beraksi, kata Nurtcahyana, dua pemuda ini berbagi peran. Agung merupakan eksekutor utama yang menggasak ponsel korban. Adapun Ikbal berjaga untuk memastikan di sekitar indekos untuk memastikan aksi rekannya aman.

Otak dari aksi pencurian ini yakni Agung. Dia awalnya mengintai rumah korban yang menjadi targetnya selama beberapa hari. Setelah dipastikan aman, dia mengajak Ikbal temannya yang menganggur untuk beraksi bersama.

“Agung ini rupaya sudah mengintai lingkungan itu lebih dulu sebelum beraksi. Lalu dia mengajak Ikbal dan beraksi bersama,” ujarnya.

Keempat pelaku diamankan di rumahnya masing-masing, berawal dari penangkapan Agung dan Ikbal. Lalu polisi ikut mengamankan Hendra dan Rasidin yang diduga sebagai penadah.(IN/Red)