Melawan saat Ditangkap, Pencuri Motor di Makassar Tewas Ditembak Polisi

oleh -155.759 views

MAKASSAR I Realitas – T (25) melawan petugas saat akan ditangkap. Pelaku pencurian kendaraan bermotor tersebut mecoba menikam polisi yang akan menangkapnya.

Akibatnya, polisi menembak bagian dada saat pelaku akan ditangkap di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (13/1/2020) malam. Satu peluru bersarang di dada pelaku.

“Tersangka melakukan perlawanan dengan hendak melakukan penikaman terhadap terhadap anggota, sehingga dengan terpaksa harus mengambil tindakan tegas terukur melumpuhkan tersangka di bagian dada satu peluru dalam hal ini meninggal dunia,” Kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko di ruang jenazah Forensik Biddokkes Polda Sulsel.

Indratmoko mengatakan pelaku selama ini sudah menjadi incaran pihaknya. Setelah hampir delapan kali dilakukan penangkapan, T selalu berhasil meloloskan diri. Dari catatan kepolisian pria warga Jalan Tinumbu itu telah beraksi sebanyak tiga kali.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Langsa Ungkap Dugaan Pencurian Granit RS Regional, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

“Ada tiga laporan polisinya, petugas sudah delapan kali berupaya melakukan penangkapan. Namun, berhasil meloloskan diri, tetapi malam ini baru kita berhasil menangkap tersangka,” ucap dia.

Dalam upaya penangkapan T, petugas tak sempat memberikan tembakan peringatan, lantaran kondisi lokasi terbilang sempit. Polisi terpaksa langsung mengambil tindakan karena merasa terancam.

“Tadikan lokasi penangkapan kita mau ambil di satu ruangan. Ruanganya sempit sehingga melakukan perlawanan anggota tidak bisa memberikan tembakan peringatan sehingga dengan sangat terpaksa harus dilumpuhkan,” kata Indratmoko.

BACA JUGA :  Sembilan Bulan Mengambang, Kasus Dugaan Pelanggaran Syariat Islam di Aceh Timur Belum Ada Kejelasan : Kuasa Hukum Mawardi Minta Kedua pelaku Segera di Tahan

Diakui Indratmoko, pelaku merupakan spesialis jambret yang beraksi sendiri dan mengincar handphone para korban. Di wilayah hukum Bontoala T disebut telah beraksi sebanyak tiga kali.

“Dia spesialis jambret, residivis juga. Dari tiga laporan polisi itu yang diambil itu handphone. Beraksi tunggal itu dikuatkan dengan beberapa keterangan saksi. Yang terakhir korban mengenali langsung wajahnya,” kata dia.

Kini petugas telah mengamankan barang bukti berupa, sepeda motor dan senjata tajam jenis badik yang diduga digunakan untuk menyerang petugas. Polisi yang diserang dalam kondisi baik.

“Kalau anggota kondisinya baik. Tidak sempat luka, nanti kita sampaikan dokumentasinya,” ucap dia.(IN/Red)