example banner
14019 KALI DIBACA

Buaya 3 Meter Luwu Timur Ditangkap Usai Terkam Warga

Buaya 3 Meter Luwu Timur Ditangkap Usai Terkam Warga
example banner

Luwu Timur  I Realitas  – Seekor buaya dengan panjang 3 meter ditangkap warga di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Buaya ini disebut menerkam paha seorang warga hingga dilarikan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

“Tadi pagi itu sudah ditangkap warga,” ujar Kepala Desa setempat, Samsul Rusdang saat dimintai konfirmasi, Senin (27/1/2020).

Penangkapan buaya terjadi di Danau Towuti, Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Lutim, sekitar pukul 06.30 Wita. Buaya berhasil ditangkap setelah diburu warga selama 3 malam berturut-turut.

Menurut Rusdang, buaya ini sebelumnya diduga sebagai buaya yang menerkam seorang pria dari desa tetangga, Furqon (32) yang menyeberang ke Pelabuhan Timampu pada Kamis (23/1) malam. Namun korban diterkam saat tiba di pelabuhan.

“Dia dari Desa Tokalimbo, nyeberang ke Timampu karena mau antar istrinya berobat. Tapi di pelabuhan dia turun ke tepi danau cuci kaki, di situ langsung diterkam pahanya,” ujar Rusdang.

Terkam Warga, Buaya 3 Meter Luwu Timur DitangkapFoto: DOK. ISTIMEWA/ Penangkapan buaya di Luwu Timur Sulsel

 

“Untungnya korban masih sempat pegang batang kayu, andaikan ditarik ke danau itu sudah meninggal,” sambung Rusdang.

Pasca-penyerangan buaya, warga Timampu kemudian ramai-ramai memancing buaya dengan daging ayam yang diikat pada tali nilon. Saat terlilit tali, warga menggunakan aliran listrik untuk melumpuhkan sang buaya.

“Malam kedua itu sempat mi ditangkap, tapi kuat sekali berontaknya jadi lepas. Pas tadi pagi, buayanya dia tarik itu tali nilon baru terlilit di batang pohon, dari situ warga bisa setrum (untuk dilumpuhkan),” ujar Rusdang.

“Iya cuma dilumpuhkan Pak, andaikan mau langsung ditangkap tidak ada warga yang berani,” katanya.

Kini buaya tersebut diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Mangkutana, Luwu Timur, Sulsel.

“Memang buayanya sengaja tidak kita kasi mati. Karena itu juga kan hewan dilindungi sebenarnya, jadi dibawa ke penangkaran saja,” ujar Rusdang.

“Ya meskipun sebenarnya dalam beberapa kasus, ada warga yang meninggal diserang buaya. Ini kan sudah beberapa kali buaya serang warga di sini,” katanya.(Dtc/Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS