23619 KALI DIBACA

Rumah Bantuan Yang Diperuntukan Bagi Korban Becana kebakaran, Yang Dinilai Tak Kunjung Selesai Dikerjakan Oleh Pihak BPBD Kota Langsa

Rumah Bantuan Yang Diperuntukan Bagi Korban Becana kebakaran, Yang Dinilai Tak Kunjung Selesai Dikerjakan Oleh Pihak BPBD Kota Langsa
example banner

Langsa I Realitas – Kedati proses pembangunan rumh bantuan, yang diperuntukan bagi warga masyarakat Tanjung Putus yang merupakan sebagai korban kebakaran rumah. Sejak beberapa bulan yang lalu.
Namun proses pembagunan rumah tersebut sampai hari ini belum juga mampu terselesaikan oleh pihak,Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa,sebagai pihak yang melaksanakan pengerjaan tersebut.
Berbagai informasi yang berkembang seputar mencuatnya pemberitaan dimedia yang menyebutkan. Bahwa pihak BPBD Kota Langsa mengabaikan terhadap pengerjaan pembangunan rumah bantuan tersebut. Yang beralamat di Lorong Sakura,  Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro.
Ternyata telah menyulut sebahagian warga masyarakat diwilayah itu. Meminta perhatian secara serius dari para aparat penegak hukum setempat, untuk segera turun tangan menyelidiki persoalan dimaksud.
Sementara informasi lain juga menyebutkan.Pengerjaan pembangunan rumah yang diperuntukan, bagi warga masyarakat yang terkena becana kebakaran yang terjadi di perkampungan padat penduduk Gampong Jawa (Tanjung Putus) pada beberapa bulan yang lalu. Pemerintah Kota Langsa, melalui dana tanggap darurat telah mengucurkan dana pembangunan untuk rumah tersebut sebesar Rp 35 juta per 1 unit.
Dari data yang ada, korban kebakaran yang terjadi di tanjung putus tersebut,sebenarnya berjumlah 9 unit rumah. Dari 9 unit rumah yang terbakar itu,4 unit pembangunanya di berikan bantuan oleh pihak Baitul Mal Kota Langsa. Sedang 5 unit lainya, pembangunanya dikerjakan oleh pihak BPBD Kota Langsa.
Untuk mengetahui akan kebenaran informasi yang diperoleh wartawan Media Realitas,Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, yang dijabat oleh, Ali Musafah, SE saat dihubungi untuk di konfirmasi akan kebenaran berita tersebut via hp Rab, Rabu(4/9/2019).
Orang nomor 1 di BPBD itu,mengatakan. “Iya pak,ini saya lagi diluar. Nanti setelah saya dikantor. Saya akan menghubungi bapak”,ucap Ali Musafa SE. Sampai berita ini dikirimkan ke Redaksi Media Realitas, pada Kamis pagi (5/9/2019) Ali Musafa SE, ternyata tak kunjung menghubungi wartawan Media Realitas untuk dikonfirmasi berita sesuai yang dijanjikan sebelumnya.
Kepada sejumlah awak media, salah seorang warga Gampong Timbang Langsa, Jainal (68) mengatakan bahwa, pembangunan rumah korban kebakaran itu sudah satu bulan tidak dikerjakan oleh pihak terkait.”Hampir sebulan ini tukang bangunan rumah ini tidak kelihatan, bahkan semen pun ada yang sudah keras sendiri,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, orang yang diduga mendapatkan bantuan rumah tersebut telah beberapa kali meninjau ketempat ini. “Sangat disayangkan bagi orang itu, ia berharap rumah ini dikerjakan secepat mungkin untuk ditempatinya,” terangnya dengan nada belas kasihan.(Red)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS