25219 KALI DIBACA

Polisi Tangkap 2 Kapal Bermuatan Bawang Ilegal dan 25 Kg Sabu di Perairan Aceh Utara

Polisi Tangkap 2 Kapal Bermuatan Bawang Ilegal dan 25 Kg Sabu di Perairan Aceh Utara
example banner

Lhokseumawe I Realitas – Polisi menggelar konferensi pers terkait penangkapan dua kapal motor penyelundup 59 ton bawang merah tanpa dokumen dan sabu-sabu 25 kilogram dari Malaysia tujuan Aceh, Senin (26/8) di Mapolres Lhokseumawe.

Selain barang bukti hasil tangkapan, Polisi juga turut menghadirkan empat tersangka, masing-masing SA (44) warga Kota Langsa, NK (50), N (28), AI (38) warga Aceh Utara.

Wadir Resnarkoba Polda Aceh, AKBP Heri Suprihasto mengungkapkan, bahwa tersangka AI ditangkap setelah melakukan pengembangan. AI berperan sebagai perantara antara pemilik yang ada di Malaysia dan Aceh.

“Dalam kasus ini, kita juga sedang memburu tiga DPO (daftar pencarian orang) lainnya yakni ML, AS dan M,” terangnya.

Dikatakan Heri Suprihasto, tersangka ML merupakan pemilik sabu-sabu 15 kilogram dan AS pemilik 10 kilogram sabu. Sementara M merupakan bandar di Malaysia. Saat ini para tersangka dan barang bukti yang sudah diamankan itu berada di Polres Lhokseumawe untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 115 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Sub pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Miliar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadimenyebutkan, dalam kapal KM Chantika yang dinahkodai R dan empat anak buah kapal (ABK), didapati bawang merah tanpa dokumen sebanyak 38 ton.

“Sementara di Kapal KM Alif yang dinahkodai S dan dua ABK-nya didapati 21 ton bawang merah serta sabu-sabu sebanyak 25 kilogram. Barang bukti sabu-sabu, nahkoda KM Alif dan dua ABK-nya diserahkan ke Polres Lhokseumawe untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” sebutnya.

Sebelumnya, dua kapal motor penyelundup KM Chantika dan KM Alif diamankan pihak berwenang di kawasan Perairan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (22/8) lalu.(PNG/Red)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS