22619 KALI DIBACA

Soal Dugaan Pungli PTSL, Assisten I Nyatakan Masih Dalam Penanganan Khusus

Soal Dugaan Pungli PTSL, Assisten I Nyatakan Masih Dalam Penanganan Khusus
example banner

Lampung I Realitas – Soal Peraturan Pekon yang mengatur Biaya Pembuatan PTSL, Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, di anggap legal oleh Bagian Hukum Setdakab Tanggamus, hingga saat ini belum ada titik jelas. Asisten I Setdakab setempat, Jhonsen Vanisa menyatakan, terkait hal ini masih ditangani pihak Inspektorat setempat.

Jhonsen Vanisa, saat di wawancarai didepan pintu ruang kerjanya yang hendak menghadiri rapat. Selasa, 12 Februari 2019.

Disinggung mengenai wacana usulan Re-view Peraturan Bupati (Perbup), Jhonsen mengungkapkan bahwa, hal itu belum ada wacana. Tentunya diharapkan jangan berandai andai kalau belum ada LHP dari Inspektorat.

“Usulan Re-view Perbup itu belum ada, jangan berandai andai,kalau tidak ada LHP dari Inspektorat. Kita bisa dituntut balik, bahaya, itu otonom pekon lho,”ungkapnya.

Jhonsen Vanesa sedikit menjelaskan, adanya Peraturan Pekon yang diduga kangkangi SKB 3 Menteri, pihaknya  akan mencari dan mempelajarinya terlebih dahulu. “Kita belum bisa berandai andai, kita cari dulu,  kusutnya dimana, disitu ketemu. Saat ini sudah dilaporkan di Kejari, apa kita akan pakai data yang di Kejari seperti apa,”pungkasnya.

Di waktu berbeda, Pihak Inspektorat saat hendak di temui untuk di konfrimasikan. Menurut keterangan salah satu staff, bahwa Inspektur sedang keluar. Saat tim media mencoba menghubungi Via Telepon tak ada tanggapan.

Diketahui. dugaan pungli atas PTSL yang ada di Pekon Ketapang, Tanggamus, tak jelas tindakan hukum dari penegak hukum setempat. LSM GMBI Distrik Tanggamus dan LSM LIPAN “Tuding” Peraturan Pekon terkait, tak jelas status baku dan bertentangan dengan peraturan lebih tinggi serta SKB 3 Menetri terkait PTSL.

Terkait hal ini, pihak LSM GMBI dan LSM Lipan akan membawa laporannya ke Mapolda dan Kejati Lampung. (Lampungsai)

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS