33719 KALI DIBACA

Bupati Abdya DL, Paripurna LKPJ Tahun 2018 Diwakili Sekda

Bupati Abdya DL, Paripurna LKPJ Tahun 2018 Diwakili Sekda
example banner

Blangpidie, Realitas-Meski tanpa dihadiri Bupati atau Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), pelaksanaan rapat paripurna pembukaan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Abdya tahun anggaran 2018 yang berlansung di Aula DPRK setempat, Kamis (13/6) berjalan sebagaimana mestinya.

Ketua DPRK Abdya Zaman Akli didampingi Wakil Ketua Jismi saat memimpin jalannya rapat sempat merasa kecewa lantaran tidak hadirnya orang nomor satu Abdya tersebut. Menurutnya, LKPJ sudah sepatutnya dihadiri lansung oleh Bupati atau Wakil Bupati bukan diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda).

“Yang bertanggung jawab masalah realisasi anggaran tahun 2018 itu Bupati bukan pak Sekda. Meskipun begitu kita sudah mendapat kabar kalau Bupati dan Wabup saat ini sedang dinas luar (DL),” ungkapnya dihadapan 18 anggota DPRK yang berhadir, Sekda Abdya Drs Thamren, perwakilan Forkompinkab, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK dan tamu undangan lainnya dalam rapat tersebut.

Selain itu, Zaman Akli juga meminta Pemkab Abdya melalui Sekda agar tidak mengizinkan Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) keluar daerah selama tim panitia khusus (Pansus) sedang melaksanakan tugas. Pasalnya, banyak dokumen yang harus dilengkapi selama proses pansus itu dilaksanakan. “Jadi kami harap, kepala dinas, badan dan kantor tetap berada di daerah selama jalanya pansus,” ujarnya.

Mewakili Bupati, Sekda Abdya Drs Thamren dalam kesempatan itu menyampaikan, selaku kepala daerah Rancangan Qanun Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2018 telah disampaikan pada tanggal 29 Mei 2019 lalu ke Forum Dewan yang terhormat ini.

“Pada kesempatan ini pula kami menyampaikan kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat serta hadirin tamu undangan, bahwa pada tahun kedua kepemimpinan kami syukur Alhamdulillah Pemkab Abdya kembali dapat mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Abdya Tahun Anggaran 2018,” sebutnya.

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kinerja, terutama dalam pengelolaan keuangan yang tertib, transparan dan akuntabel. “Prestasi ini membuktikan bahwa kita telah mengelola keuangan secara baik, dan kami berharap ke depan akan lebih baik dari sebelumnya,” pinta Sekda dalam amanat Bupati tersebut.

Adapun garis besar Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2018, Pendapatan Kabupaten Abdya Tahun Anggaran 2018 yang direncanakan sebesar Rp.896.177.626.467, sedangkan realisasinya sebesar Rp.881.628.352.503,85 atau 98,38% dari target yang ditetapkan.

Untuk lebih jelasnya terhadap rincian Pendapatan dan Belanja pada setiap SKPK dapat dipedomani pada Buku Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2018 yang ada pada Anggota Dewan yang terhormat. “Semua itu tertera dalam buku tersebut, saudara dewan silahkan memperlajari itu semua demi tercapainya kesepakatan bersama,” demikian tutur Sekda dalam rapat tersebut. (Syahrizal).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS