52019 KALI DIBACA

Upacara Pembukaan Dikjurbaif Abituren Pendidikan Pertama BA TNI-AD Di Dodiklatpur Rindam Im Tiro Pidie

Upacara Pembukaan Dikjurbaif Abituren Pendidikan Pertama BA TNI-AD Di Dodiklatpur Rindam Im Tiro Pidie
example banner

Pidie | Realitas – Upacara Pembukaan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri abituren pendidikan pertama Bintara TNI-AD TA. 2018 (OV) berjumlah 106 siswa yang bertempat dilapangan Upacara Dodiklatpur Rindam IM Gampong Daya Cot Kecamatan Tiro Kabupaten Pidie, Senin (25/02/2019).

Turut hadir dalam Upacara Pembukaan diantaranya Dan Rindam IM Kol Inf Dwi Endrosasongko,S,Sos, Dan Secaba Rindam IM a.n. Letkol Inf Yogi,Pjs. Dan Secata a.n. Mayor Inf Antoni.

Dandim 0102/Pidie Letkol Arm Wagino SE, Kapolres Pidie diwakili oleh Kapolsek Tiro Iptu Inda Rahim, SH, Para Kasi Rindam IM. Dansub Denpom IM 1-3 Sigli Lettu Cpm Purwoadi, SH, Danramil 15/Tiro Kapten Inf Singgih Junaedi, Camat Kecamatan Tiro. a.n. Almanza,S.Stp dan Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat Kecamatan Tiro.

Amanat Danpussenif yang dibacakan oleh Inspektur Upacara melalui Media Realitas sebagai berikut Komandan pusat kesenjataan Infanteri kodiklat angkatan darat mengucapkan selamat atas terpilinya para Bintara siswa untuk mengikuti pendidikan kejuruan Bintara Infanteri abituren pendidikan pembentukan Bintara TNI AD TA 2018 serta mengucapkan “selamat datang” di Rindam jajaran TNI AD.

Pendidikan kejuruan infanteri ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan para Bintara siswa agar memiliki kemampuan dan keterampilan sebagai Bintara Infanteri yang berjiwa sapta marga dan sumpah prajurit serta memiliki jasmani yang prima.

Pendidikan kejuruan Bintara Infanteri yang akan dilaksanakan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Bintara siswa TNI-AD agar memiliki sikap dan perilaku seorang prajurit sapta marga dan sumpah prajurit dan pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan sesuai SJM, tingkat 5 kecabangan Infanteri.

Kejuruan Bintara Infanteri abit diktukba ini akan di fokuskan pada materi ke Infanterian untuk menjadi seorang Bintara Infanteri yang memiliki kualifikasi sesuai SJM tingkat 5 pengetahuan kecabangan Infanteri dan keterampilan kecabangan ini nantinya akan diaplikasikan di satuan dalam memimpin satuan ditingkat regu.

Dihadapkan pada tantangan perkembangan teknologi informatika maupun kesenjataan hal tersebut tentu saja berpengaruh pada perubahan hakikat ancaman terhadap NKRI dan akan secara otomatis juga menuntut TNI AD untuk terus melakukan penyusunan dalam konsep membangun kekuatan secara komprehensif agar mampu menghadapi dinamika hakikat ancaman yang terus berkembang tersebut dalam kapasitas sebagai seorang Bintara siswa harus segera menguasai perkembangan teknologi tersebut dan menjadikannya sebagai bekal kemampuan perorangan dalam memimpin disatuan nantinya,”tutupnya.(Zoni Jamil)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS