23419 KALI DIBACA

Polres Tanjung Jabung Timur Gagalkan Penyelundupan Satwa Langka Di Jambi, 2 Pelaku Ditangkap

Polres Tanjung Jabung Timur Gagalkan Penyelundupan Satwa Langka Di Jambi, 2 Pelaku Ditangkap
example banner

Jambi | Realitas – Penyelundupan 25 ekor burung langka dan 1 ekor monyet emas digagalkan polisi.

Satwa langka itu akan diselundupkan melalui jalur laut Kuala Tungkal Jambi menuju Malaysia.

“Rencananya satwa-satwa langka ini akan diselundupkan ke luar negeri dari Jambi menuju Batam, lalu kemudian Malaysia. Penggagalan penyelundupan ini kami ungkap saat kami menggelar razia di daerah perbatasan Tanjung Jabung Timur Jambi,” kata Kapolres Tanjung Jabung Timur Jambi, AKBP Agus Desri, Sabtu (23/2/2019).

Selain mengamankan puluhan satwa langka itu, polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial ER warga Jambi dan SA warga Jawa Timur.

Kedua tersangka itu memiliki peran yang berbeda-beda dalam menjalankan tugasnya.

“Untuk tersangka ER adalah kurir, dan untuk tersangka SA penyewa jasa mobil, mereka memiliki peran berbeda, tetapi jika berhasil mengantarkan pesanannya itu kedua tersangka mendapatkan upah Rp 500 ribu untuk satu ekor burung,” ujar AKBP Agus.

Beberapa satwa dilindungi itu berupa 11 ekor burung Cendrawasih yang telah diawetkan, 1 ekor Kakaktua Raja, 4 ekor Kakaktua Jambul Kuning, 4 ekor Kakaktua Jambul Jingga, 3 ekor Kakak tua Maluku dan 1 ekor monyet emas dalam kondisi mati.

“Puluhan satwa ini jika diperkirakan dari perdagangan gelap ditotalkan senilai miliaran rupiah, selain itu berdasarkan dari hasil pemeriksaan kepada tersangka, jika aksinya itu sudah kedua kalinya dilakukan dengan modus yang sama,” kata AKBP Agus.

“Dugaan sementara, hewan-hewan langka ini didapatkan dari Pulau Jawa dan Jambi. tetapi sayangnya saat kami amankan, untuk 1 ekor monyet emas sudah dalam keadaan mati ketika dibawa oleh tersangka itu untuk diselundupkan,” imbuh AKBP Agus.

Polisi juga masih mendalami aksi penyelundupan satwa dilindungi ini.

Rencananya satwa-satwa langka tersebut nantinya akan diserahkan ke Balai KSDA Jambi untuk diamankan dan selanjutnya akan dilepasliarkan.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat pasal 21 ayat 2 huruf a dan b dan pasal 40 ayat 2 UU RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman pidana 5 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar. (H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS