23619 KALI DIBACA

Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Bandar Sabu Dibungkus Makanan Abon

Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Bandar Sabu Dibungkus Makanan Abon
example banner

Tangerang | Realitas – Beragam cara digunakan pengedar narkoba agar bisa meloloskan barang haram tersebut.

Seperti yang diungkap Satnarkoba Polres Metro Tangerang.

Dua bandar sabu ditangkap tim buser pimpinan Kasat Narkoba AKBP Bagoes Wibisono di dua lokasi di Jakarta Timur.

Kristal haram seberat 384,12 gram berhasil disita dalam bungkus makanan Abon Lele Medan.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, pihaknya mengamankan ES (25) dan SP (43) setelah mendapat informasi masyarakat yang mencurigai adanya transaksi sabu di kawasan Benda, Kota Tangerang, Sabtu (9/2/2019).

Pengungkapan kasus bermula ketika tim buser menangkap ES di Jatinegara, Jakarta Timur.

Dari tangan bandar sabu itu, petugas, mengamankan barang bukti sabu seberat 55,46 gram.

“Pemantauan terhadap pelaku dilakukan selama kurang lebih dua minggu, pelaku ES kami tangkap terlebih dahulu di Jatinegara, Jakarta Timur,” kata Kombes Pol Abdul Karim di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (22/2/2019).

Dari hasil interogasi, lanjut Kombes Pol Karim, tim buser kemudian mengembangkan pengungkapan kasus tersebut, yakni dengan menangkap SP pemasok sabu ke tangan ES.

“Lalu SP kami amankan di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, dan mengamankan lima paket sabu seberat 328,66 gram yang dikemas dengan menggunakan bungkus makanan Abon Lele Medan,” beber Kombes Pol Karim.

“Modus mengemas sabu dalam kemasan dilakukan pelaku untuk mengelabuhi petugas, tapi tindakan itu gagal karena anggota lebih jeli,” sambung Kombes Pol Karim.

Kapolres menambahkan, SP mengaku jika sabu tersebut di dapat dari seorang bandar berinisial SS.

SP mengaku hanya berkomunikasi dengan SS melalui telepon.

Saat ini pihaknya, kata Kombes Pol Karim, tengah memburu SS yang diduga sebagai jaringan narkoba internasional.

“Pemasok sabu tengah dalam perburuan tim dilapangan,” ujar Kombes Pol Karim.

Kedua pelaku yang telah digelandang di Mapolres Metro Tangerang Kota tersebut disangkakan pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara atau hukuman mati.

“Dari barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan, bisa menyelamatkan 7.185 orang,” pungkas Kapolres. (H A Muthallib)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS