Kuala Simpang | Realitas – Setelah sempat menjadi buah bibir warga terhadap pengadaan mesin Air Pipanisasi Kampung Aras Sembilan Kecamatan Bandar Pusaka Aceh Tamiang yang dianggap asal jadi, akhirnya di Ganti dengan Mesin Air Pabrikkan bukan Seken Hand.
Demikian disampaikan Fahmi Bendahara Kampung Aras Sembilan merangkap Rekanan Pengadaan Mesin Air, kepada Realitas melalui telpon selularnya, Kamis (14/2/2019).
Menurut Fahmi, anggaran kegiatan Pompanisasi bersama Mesin Air menggunakan APBN (ADD) tahun 2017 yang disilpakan ke tahun 2018 sebesar Rp.199.000.000.-
Sedangkan untuk rumah mesin Rp 24.000.000.
Diakui Fahmi, awalnya mesin tersebut benar mesin bekas merek Fuso dengan harga Rp.24 juta, karena tidak berfungsi tidak dapat menaikkan air ke bak penampungan air untuk dikonsumsi warga, Datok Penghulu bersama perangkat desa lainnya sepakat untuk menganti mesin itu dengan mesin pabrikan (mesin baru) bukan seken.
Terkait masalah anggaran diakui Fahmi dia tidak bisa bilang apa apa lagi karena sudah terjadi seperti ini kita harus bertanggungjawab dengan masyarakat, karena ini harapan masyarakat, desa memiliki mesin air dan pipanisasi dengan menggunakan DD, karena selama ini warga sangat sulit untuk mendapat kan air bersih, dalam waktu dekat ini meain tersebut diganti dengan mesin pabrikkan, papar Fahmi.
Dijelaskan Fahmi, rencana pergantian mesin air ini dengan mesin baru belum diketahui oleh warga, ini semua inisiatif kami menggantinya dengan yang baru, masalah rumah mesin yang sudah selesai dibagun, nanti untuk mengeluarkan mesin lama digantikan dengan mesin baru kami menggunakan kren untuk menggangkatnya, tutup Fahmi diujung sana.(Saiful alam)


