95819 KALI DIBACA

PT. Nafasindo Diduga Serobot Tanah Ulayat Dan Lahan Transmigrasi

PT. Nafasindo Diduga Serobot Tanah Ulayat Dan Lahan Transmigrasi
example banner

Aceh Singkil I Realitas – Ratusan masyarakat Singkil berunjuk rasa ke Gedung DPRK Aceh Singkil.

Terkait dugaan peneyerobotan tanah Ulayat/Adat, dan transmigrasi oleh Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Nafasondo

Masyarakat Aceh Singkil yang tergabung Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) dan LSM yang kedua kalinya kembali berunjuk rasa ke kantor DPRK Aceh Singkil Dan Bupati Selasa (2/10/2018).

Irfan Efendi koordinator sekaligus ketua YARA Aceh Singkil mengatakan pihaknya menuntut agar perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Nafasindo untuk mengembalikan tanah Ulayat / adat, dan lahan trasmigrasi yang di srobot.

Kemudian kata dia, meminta pemerintah agar mengukur ulang HGU, segera sahkan Qanun pembebasan lahan, mengalokasilan anggaran ukur ulang, pematokan lahan GOR desa Sebatang, pematokan tanah Transmigrasi, dan pematokan lahan tanah Ulayat.

Tanggapan Wakil ketua dewan Yuli Hardin di depan masa pengunjuk rasa “Kita ada agenda rapat paripurna hari ini yang di hadiri Bupati Aceh Singkil,”katanya.

Sebelumnya para anggota dewan sudah banyak yang menyampaikan tentang sengketa lahan ini termasuk tuntutan bapak ibu semua, katanya.

Namun hari ini usai Zhuhur nanti kita nanti ada agenda jawaban Bupati Aceh Singkil persoalan ini.

Katanya sembari mengarahkan kepada massa pengujuk rasa untuk bersabar. (Rostani)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS