50219 KALI DIBACA

Hujan Lebat disertai Luapan Sungai Banjiri Puluhan Rumah Warga Abdya

Hujan Lebat disertai Luapan Sungai Banjiri Puluhan Rumah Warga Abdya
example banner

Blangpidie | Realitas – Hujan lebat yang mengguyur kawasan Aceh Barat Daya (Abdya) dan sekitarnya pada Senin (1/10/2018) sore sekitar pukul 19.00 WIB sampai 23.30 WIB membuat sejumlah aliran sungai (Krueng) meluap hingga merendami puluhan rumah warga yang berada di sejumlah desa dalam Kabupaten setempat.

Informasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Selasa (2/10/2018) dini hari sekira pukul 01.59 WIB, terdapat puluhan rumah warga yang terendam air.

Selain karena hujan lebat, luapan sungai menjadi pemicu air memasuki pemukiman warga yang tinggal tidak jauh dari daerah aliran sungai (DAS).

Sekretaris BPBK Abdya, M Samin menyebutkan, terdapat beberapa rumah warga di Kecamatan Lembah Sabil terendam banjir.

Kondisi itu terpantau saat pihaknya turun lansung ke Desa Alue Rambot, Tokoh II, Meurandeh, Meunasah Sukon dan Cot Bak U.

“Untuk wilayah Meurandeh, air mencapai hingga pinggang orang dewasa. Untuk desa lainnya hanya mencapai lutut orang dewasa,” katanya.

Kondisi serupa akibat luapan Krueng Manggeng juga menggenangi pemukiman warga di Desa Padang, Tengah, Keudai, Seunulop, Tokoh, Blang Manggeng dan Sejahtera dalam wilayah Kecamatan Manggeng.

Hujan deras dalam beberapa jam, membuat air menggenangi rumah warga setempat.

“Mekipun air cukup dalam, namun warga tetap bertahan untuk menyelamatkan harta benda mereka agar tidak terendam oleh air,” lanjut M Samin.

Tidak jauh berbeda dengan Kecamatan Lembah Sabil dan Manggeng, dampak banjir juga melanda kawasan pemukiman penduduk yang tinggal berdampingan dengan DAS Tangan-Tangan.

Sejumlah desa dikawasan itu menjadi langganan banjir pada saat intesitas hujan cukup tinggi.

Seperti Desa Mesjid, Pante Geulumpang, Drien Jaloe dan Padang Kawa.

Sejumlah desa ini menjadi langganan banjir ketika hujan lebat disertai luapan sungai melanda kawasan tersebut.

Ditambah lagi, jembatan di Desa Padang Kawa kerap menimbulkan penyumbatan dari sampah dan kayu yang hanyut tersangkut dibawah jembatan sehingga arus air tidak lancar.

“Hampir setiap datangnya banjir, kita bersama Tim TAGANA dibantu personel Polsek dan Koramil setempat serta warga melakukan pembersihan dilokasi jembatan Padang Kawa agar air kembali lancar,” ungkap M Samin.

Amatan dilapangan, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim bersama rombongan juga nampak turun lansung ke sejumlah titik lokasi yang dilanda banjir luapan.

Dari foto dokumentasi yang diterima wartawan, Bupati Akmal berbaur bersama warga di Desa Padang, Kecamatan Manggeng sambil makan mie usai memantau kondisi banjir. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS