36219 KALI DIBACA

Kakanwil Koordinasi Dengan Plt. Gubernur Aceh Terkait Reparasi Pelanggaran HAM Aceh

Kakanwil Koordinasi Dengan Plt. Gubernur Aceh Terkait Reparasi Pelanggaran HAM Aceh
example banner

Banda Aceh | Realitas – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh H. Agus Toyib, Bc.IP, SH. MH bersama para Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Aceh melakukan koordinasi dan melaporkan hasil pertemuan dengan instansi Pusat dibawah koordinator Kementerian Polhukam, seperti Sekretariat Kabinet, Kemendagri, Kemensos, Kemenag dan Kemenkumham tentang rencana kegiatan penyelesaian reparasi terhadap korban pelanggaran HAM masa lalu yang pernah terjadi di Aceh ketika Aceh masih dalam situasi konflik, Kamis (20/9/2018).

Hadir dalam acara pertemuan tersebut perwakilan Komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Fuadi dan Maskur, dalam pertemuan di rumah dinas Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kakanwil mengharapkan adanya dukungan penuh Plt. Gubernur dalam pelaksanaan kegiatan penyelesaian pelanggaran HAM Aceh pada masa lalu.

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan akan mendukung penuh kegiatan reparasi tersebut karena ini menyangkut hak warga negara khususnya masyarakat Aceh yang menjadi korban konflik pada saat itu, kata Plt. Gubernur Aceh yang menggunakan pakaian batik nusantara berwarna biru.

Sementara itu pihak Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) menyatakan bahwa proses penyelesaian pelanggaran HAM masyarakat Aceh pada masa konflik ini harus diselesaikan secara berkeadilan dan adanya penyertaan data yang Konfrehensif tentang korban konflik Aceh, ujar Komisioner KKR tersebut.

Oleh karena itu penyelesaian tersebut dapat dilakukan dengan proses pembagian fase konflik Aceh sejak tahun 1976-2005, harapnya.

Hasil koordinasi dengan Plt. Gubernur Aceh disepakati bahwa para korban pelanggaran HAM tidak hanya dari kalangan masyarakat sipil, tapi juga dari unsur militer (TNI/Polri), lebih lanjut disepakati juga akan dilakukan pertemuan Forum Group Discution (FGD) yang melibatkan semua unsur stakeholder.

Hal ini penting untuk membahas secara lengkap korban pelanggaran HAM Aceh sejak Darurat Sipil maupun Darurat Militer. (H A Muthallib )

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS