79219 KALI DIBACA

Jelang Pemilu, KIP Abdya Tetapkan 345 DCT DPRK

Jelang Pemilu, KIP Abdya Tetapkan 345 DCT DPRK
Ketua KIP Abdya, Sanusi
example banner

Blangpidie | Realitas – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya) menetapkan daftar calon tetap (DCT) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) sebanyak 345 calon.

Penetapan DCT itu berlansung dalam rapat pleno internal pada Kamis (20/9/2018) sore kemaren di Kantor KIP setempat.

Ratusan jumlah DCT tersebut, tertuang dalam Keputusan KIP Abdya Nomor 42/HK.03.2-Kpt/1112/KIP-Kab/IX/2018 tentang penetapan DCT anggota DPRK Abdya pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019.

Ketua KIP Abdya, Sanusi, Jum’at (21/9/2018) membenarkan bahwa DCT untuk pemilihan calon DPRK Abdya sudah ditetapkan sore kemaren.

“Dalam rapat pleno internal itu, kami telah menetapkan jumlah DCT untuk pemilihan legislatif di Abdya sebanyak 345 orang.

Rapat tersebut sudah sesuai dengan jadwal tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019 tentang penetapan DCT,” katanya.

Sanusi menerangkan, kalau dalam jumlah DCT terjadi penambahan 11 calon dari Partai SIRA.

Dimana, KIP pada waktu itu telah menggugurkan 12 bakal calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai SIRA karena tidak melampirkan ijazah termasuk satu Bacaleg tersandung kasus korupsi.

Kemudian, Partai SIRA menpersoalkan 11 bacaleg ke Panwaslu Abdya.

Sebelum DCT ditetapkan, Majelis Sidang Adjukasi Panwaslu Abdya mengabulkan gugatan yang dilayangkan pengurus DPW Partai SIRA tersebut.

“Dengan demikian, DCS yang sebelumnya berjumlah 334 menjadi 345 calon dan sudah ditetapkan menjadi DCT,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sanusi menegaskan bahwa tidak ada satupun calon dalam DCT yang terdaftar sebagai mantan koruptor.

Pasalnya, tidak satupun mantan koruptor di Abdya yang mengajukan sengketa.

“Jadi, semua mantan koruptor yang sempat nyaleg kemaren sudah dinyatakan gugur,” tuturnya.

Sementara itu, Yudi Nirmansyah SPd selaku Divisi Teknis Pemilu KIP Abdya, menyebutkan, dari 345 DCT, terdapat 219 caleg laki-laki dan 126 caleg perempuan.

“Semua partai peserta Pemilu 2019 telah memenuhi syarat keterwakilan perempuan.

Bahkan Partai Garuda hanya memiliki tiga calon saja dari dapil III (Babahrot dan Kuala Batee) juga terpenuhi keterwakilan perempuan.

Artinya, sah sebagai peserta pemilu,” ujarnya.

Diutarakan Yudi, dari 20 partai politik peserta Pemilu 2019, terdapat empat partai yang akan menjadi penonton dalam pesta demokrasi nanti.

Kerana, keempat parpol itu tidak memiliki satupun calon yang terdaftar.

Seperti Partai Berkarya, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Perindo dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Hanya 16 partai di Abdya yang akan berlaga dalam pemilihan legislatif pada Pemilu 2019 mendatang.

Empat partai lainnya tidak memiliki calon,” singkatnya. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS