63019 KALI DIBACA

Wakil Ketua Komisi A DPRK Apresiasi Walikota Terkait HIV/AIDS Di Banda Aceh

Wakil Ketua Komisi A DPRK Apresiasi Walikota Terkait HIV/AIDS Di Banda Aceh
example banner

Banda Aceh I Realitas – Wakil ketua Komisi A DPRK Banda Aceh Ismawardi Syarbini menduga dari pengidap HIV/AIDS di Banda Aceh sebagian besar adalah korban penderita. Karena itu, dalam memerangi meningkatnya penderita HIV/AIDS dibutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik instansi terkait yakni dinas kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Banda Aceh,’’Sebut Ismawardi pada wartawan, Senin (06/03/2018).

Politisi Partai Amanat Nasional itu meminta korban penderita HIV/AIDS jangan sampai dikucilkan. Mereka harus dilindungi dan harus diberikan semangat, agar mereka bisa menguatkan diri dan bisa hidup layak seperti masyarakat pada umumnya.

Semangat untuk memberantas HIV/AIDS di Kota Banda Aceh harus terus digalakan oleh Walikota Banda Aceh, sehingga ke depannya penularannya bisa diminimalisasi,’’kata Ismawardi.

Menurut Ismawardi, penyebaran penyakit mematikan tersebut bisa sedikit dicegah dengan melakukan sejumlah langkah preventif dan bersikap menyadarkan. Dia juga menyarankan perlu ada tes HIV/AIDS bukan hanya bagi anak anak muda dan remaja, dan untuk pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Sehingga bisa diketahui secara dini apakah mengidap HIV/AIDS atau tidak, Hal ini juga bisa mencegah penderitanya bertambah,’’saran Ismawardi.

Ismawardi menyebutkan, Meningkatnya kasus HIV/AIDS di kota Banda Aceh Pemerintah Kota Banda Aceh lebih aktif melakukan sosialisasi untuk periksa kesehatan kepada warga yang beresiko terkena HIV/AIDS.

Namun, Dalam memerangi meningkatnya penderita HIV dibutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik itu instansi terkait yakni Dinas Kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, Badan Narkotika Nasional (BNN) serta orang tua.

Berdasarkan, Data Dinkes Banda Aceh dari 2008 – 2017 ada 73 kasus HIV/AIDS di Kota Banda Aceh. Sementara data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banda Aceh disebutkan data sepanjang 2008 – 2017 juga sama yakni 73 kasus.

Hal ini berbeda dengan data Dinkes Provinsi Aceh yang menyebut angka 77 kasus,”Kita berikan apresiasi Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam memberantas penyebab HIV/AIDS’’.(Sabri)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS