203519 KALI DIBACA

RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Kekurangan Dokter Spesialis dan Bedah

RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya Kekurangan Dokter Spesialis dan Bedah
Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda Drg.Doni Asrin bersama Rekan Pers pada Coffe morning di Taufik Kupi Simpang Peut, Senin (19/3/2018).(Mj)
example banner

Nagan Raya I Realitas – Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya masih ada kekurangan dokter spesialis dan bedah, untuk saat ini di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Iskandar Muda Nagan Raya jumlah dokter Spesialis dalam satu orang, bedah satu orang, kandungan tiga orang, anak dua orang, dan spesialis mata satu orang serta Jiwa dua orang,’’hal itu di katakan direktur RSUD SIM Drg.Doni Asrin pada Coffe morning di Taufik Kopi Simpang Peut, Senin (19/3/2018).

‘’Namun meski kekurangan dokter akan tetap kita jalankan untuk menangani pasien, karena satu tujuan kita untuk membenah diri buka untuk mengambil keuntungan, apalagi dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Sultan Iskandar Muda ini sangat di perlukan,’’katanya.

Supaya mudah menangani dalam mengurus pasien, karena selama ini di Rumah Sakit Umum Sultan Iskandar Muda nanti juga akan membuka kontrak spesialis dan akan di tes supaya benar- benar dapat membantu dan bekerja sesuai yang kita butuhkan.

Doni Asrin mengajak teman-teman Pers berkerjasama dan menjadi mitra RSUD Sultan Iskandar Muda dalam membantu memberikan Informasi kepada Masyarakat yang berkenaan dengan Perkembangan Rumah Sakit serta Informasi penting lainnya.

‘’Insya Allah, peningkatan kualitas pelayanan RSUD Sultan Iskandar Muda akan terus dimaksimalkan, sebagai upaya perwujudan Visi-Misi Pemerintah dalam cita-cita Perubahan di Kabupaten Nagan Raya,’’kata Doni.

Dari tiga milyar kita juga perlu menambahkan lima milyar untuk tenaga spesialis dan ruangan pasien dan insya allah 2018 ini bisa terlaksana sesuai yang kita inginkan dan juga akan koordinasi dengan spesialis lainnya mengenai kekurangan dokter di Rumah Sultan Iskandar Muda ini.

Berhutang 19 Milyar, Di selain itu Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya Optimis mampu bayar hutang tepat waktu kepada distributor obat serta jasa medis.

“Semua hutang rumah sakit ini kepada distributor obat serta jasa medis akan dibayar, secara perlahan – lahan, target pada bulan Juni semua lunas, Apabila pemerintah daerah membantu mengurangi beban tersebut,”katanya.

Saat ini, hutang Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda keseluruhan 19 milyar, tapi hutang tersebut sebagian sudah di lunasi, Sehingga distributor obat – obatan yang selama ini sudah jaga jarak, kini mulai merapatkan lagi setelah dicicil obat tersebut.

“Sekarang hutang rumah sakit tinggal 10 milyar lagi, dalam waktu dekat optimis akan melunasi semua sisa hutang tersebut, agar pelayanan rumah sakit yang kita banggakan bersama membaik dari sebelumnya,”katanya.

Keluarga pasien yang sakit di Sultan Iskandar Muda harus susah payah keluar untuk membeli obatan diapotik terdekat bahkan keluar daerah, sebab pihak rumah sakit tidak menyediakan obat yang dimaksud tim dokter, disebakan distributor obat tidak mau lagi memasukkan obatnya.

“Dulu keluarga pasien kesulitan mencari obat untuk sanak keluarga yang sedangkan, tapi sekarang semua obat yang diperlukan tim dokter sudah dipenuhi,”jelas Doni.(Mj)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS