MEDIA REALITAS – Prediksi Sabah vs Hapoel Be’er Sheva dalam laga Champions League, Sabah dan Hapoel Be’er Sheva akan saling berhadapan di leg kedua babak play-off Liga Champions di Bank Respublika Arena di Azerbaijan pada hari Selasa.
The Owls tertinggal 2-1 dari leg pertama di Bucharest dan kini membutuhkan penampilan istimewa di kandang sendiri untuk membalikkan defisit dan mengamankan tempat di fase liga Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Pratinjau pertandingan
Sabah mengawali leg pertama dengan gemilang, unggul dalam waktu enam menit melalui Veljko Simic, tetapi mereka tidak mampu menahan serangan balik Hapoel Be’er Sheva sehingga tuan rumah membalikkan keadaan.
Juara bertahan Azerbaijan ini juga memulai musim domestik 2026-27 dengan menjanjikan, diawali dengan kemenangan 2-0 atas Kapaz dan membawa performa impresif mereka di Eropa ke musim baru.
Blackpink telah melewati pertandingan melawan TNS, KuPS, dan AGF untuk mencapai tahap ini, tetapi pertandingan pada hari Selasa bisa dibilang merupakan momen terbesar dalam sejarah klub, dengan tempat di fase liga Champions yang sudah di depan mata.
Tim asuhan Valdas Dambrauskas dapat mengambil inspirasi dari kebangkitan luar biasa mereka melawan AGF, setelah bangkit dari kekalahan 2-1 di leg pertama sebelum menghancurkan tim Denmark itu dengan skor 4-0 di pertandingan balasan di kandang.
Sabah juga memenangkan setiap pertandingan Eropa yang dimainkan di kandang sendiri selama kampanye kualifikasi ini, sebuah rekor yang seharusnya menumbuhkan kepercayaan diri menjelang leg kedua yang menentukan, meskipun mereka masih menghadapi tugas berat untuk membalikkan defisit dan membuat sejarah.
Hapoel Be’er Sheva, seperti Sabah, mengejar penampilan pertama yang bersejarah di fase liga Liga Champions dan akan membawa sedikit keunggulan ke pertandingan leg kedua yang menentukan pada hari Selasa.
The Camels menunjukkan karakter yang luar biasa di leg pertama, merespons gol pembuka Sabah dengan menyamakan kedudukan melalui Javon East menjelang akhir babak pertama sebelum Igor Zlatanovic menyelesaikan kebangkitan dengan gol kemenangan.
Tim asuhan Ran Kojok kini telah memenangkan empat pertandingan beruntun di kualifikasi Liga Champions dan sangat dekat untuk membuat sejarah, meskipun Sabah bertekad untuk memastikan mimpi Eropa mereka sendiri tidak berakhir di kandang sendiri.
The Camels juga merupakan juara bertahan Israel, setelah mengamankan gelar Liga Primer pertama mereka sejak 2017-18, tetapi tempat di babak utama Liga Champions akan menjadi tonggak penting lainnya bagi klub tersebut.
Cara mereka melakukan comeback di leg pertama seharusnya memberikan banyak dorongan semangat, sementara kemenangan tandang impresif 2-0 atas Red Star Belgrade di babak sebelumnya menggarisbawahi kemampuan mereka untuk menghasilkan penampilan hebat di panggung Eropa..(*)



