MEDIA REALITAS – Prediksi Al Shabab vs Al Riyadh dalam laga Saudi Pro League , Al Shabab memasuki pertandingan ini dengan catatan berikut di Saudi Pro League: dalam 2 pertandingan, Al-Shabab Saudi Football Club meraih 0 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan, dengan rata-rata 0,5 poin per pertandingan.
Jika melihat secara lebih luas pada musim 2026/27, tim berjuluk “White Lion” ini telah meraih total 9 kemenangan sejauh ini.
Al Shabab tampil efektif dalam penyerangan dengan mencetak total 51 gol—di mana 1 gol di antaranya dicetak di Saudi Pro League—yang menghasilkan rata-rata 0,5 gol per pertandingan.
Secara individu, pemain yang paling menonjol adalah Yannick Carrasco, yang telah mencetak 18 gol. Namun, ia tidak sendirian dalam menggerakkan lini serang; Yannick Carrasco juga berperan sebagai *playmaker* utama tim, memimpin dengan catatan 8 *assist*.
Di lini pertahanan, Al Shabab telah kebobolan 3 gol di Saudi Pro League (rata-rata 1,5 gol per pertandingan) dan 69 gol sepanjang musim, dengan rata-rata 1,73 gol per pertandingan pada musim 2026/27.
Al Riyadh memasuki pertandingan ini setelah melakoni 2 laga di Saudi Pro League. Mereka mencatatkan 0 kemenangan, 0 hasil imbang, dan 2 kekalahan, dengan rata-rata 0 poin per pertandingan dalam kompetisi tersebut.
Di seluruh kompetisi musim 2026/27, tim ini telah mencatatkan 9 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 21 kekalahan.
Lini serang Al-Riyadh Saudi Club tampil sangat efektif dengan mencetak 40 gol selama periode ini. Dari jumlah tersebut, 2 gol dicetak di Saudi Pro League, dengan rata-rata 1 gol per pertandingan. Rata-rata keseluruhan musim ini adalah 1,03 gol per pertandingan.
Sistem penyerangan tim berjuluk “Red Brick” ini dipimpin oleh Mamadou Sylla Diallo, pencetak gol terbanyak tim musim ini. Penyerang asal Senegal tersebut telah mencetak 10 gol. Ia didukung oleh penyumbang *assist* terbaik tim, Teddy Lia Okou, yang telah mencatatkan 8 *assist*.
Di sektor pertahanan, tim ini telah kebobolan 8 gol dengan rata-rata 4 gol per pertandingan di kompetisi tersebut. Sepanjang musim, tim ini kebobolan 73 gol dalam 39 pertandingan, dengan rata-rata 1,87 gol per pertandingan..(*)



