Kebakaran Hebat Landa Kota Lhokseumawe, 77 Rumah Hangus Terbakar

oleh -10.759 views
oleh
Kebakaran Hebat Landa Kota Lhokseumawe, 77 Rumah Hangus Terbakar

MEDIA REALITAS – Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 77 unit rumah semi permanen di Komplek Pardede, Dusun Mutalahuddin, Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang. Peristiwa ini menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang baru terbangun dan melihat api telah membesar di dalam rumahnya. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Api dengan cepat merambat ke bangunan lain akibat kondisi rumah yang berdempetan. Cuaca panas serta tiupan angin kencang dari arah laut turut mempercepat penyebaran api.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala di lapangan. Akses jalan yang sempit dan padatnya permukiman warga menyulitkan mobilisasi armada pemadam.

BACA JUGA :  JARI Minta Kapolri Bentuk Korps Tindak Pidana Pemberantasan Narkoba

“Akses jalan yang sempit serta padatnya rumah penduduk menjadi tantangan di lapangan,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (5/5/2026).

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api, dibantu satu unit mobil water cannon milik Polres Lhokseumawe. Api baru dapat dikendalikan sekitar pukul 15.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lhokseumawe, Samsul, menguraikan, musibah ini berdampak dengan total rumah rusak sekitar 77 unit rumah (mayoritas konstruksi kayu). Sedangkan warga terdampak, 81 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 251 jiwa.

BACA JUGA :  PEMERINTAH ACEH SERAHKAN LULUSAN SMK KEPADA PEMKO BANDA ACEH DAN PEMKAB ACEH BESAR

“Saat ini tim kami masih terus melakukan pendataan korban di lapangan. Kami juga tengah menyiapkan tenda darurat dan menyalurkan bantuan masa panik untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga yang terdampak,” ujar Samsul dalam keterangan tertulisnya.

Kapolres mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik serta tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam keadaan menyala saat rumah ditinggalkan.

Hingga Selasa sore, petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan masih disiagakan di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api dari puing-puing bangunan.

Pendataan korban juga masih terus dilakukan oleh instansi terkait, sementara aparat keamanan bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pascakebakaran. (red)