MEDIA REALITAS – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menginstruksikan seluruh personel kepolisian di provinsi ujung barat Indonesia tersebut meningkatkan deteksi dini dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kepada seluruh personel, saya menekankan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas melalui kegiatan preemtif dan preventif, deteksi dini, serta patroli di jam-jam rawan pada hari raya Idul Fitri,” kata Marzuki Ali Basyah di Banda Aceh, Rabu.
Perwira tinggi kepolisian itu menyebutkan Polda Aceh serta Polresta dan polres melaksanakan Operasi Ketupat Seulawah 2026. Operasi tersebut dalam rangka mengamankan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dalam operasi tersebut, kata Kapolda, Polda Aceh mendirikan 61 pos, terdiri 34 pos pengamanan, 23 pos pengamanan, serta empat pos terpadu yang tersebar di 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh.
Kapolda juga mengingatkan personel yang terlibat dalam operasi untuk memetakan titik-titik rawan, baik rawan kecelakaan lalu lintas, kriminalitas, maupun rawan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Lakukan penanganan potensi gangguan keamanan sebaik mungkin. Lakukan deteksi sedini mungkin guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada hari raya Idul Fitri,” katanya.
Marzuki Ali Basyah mengingatkan personel kepolisian untuk terus memperkuat sinergisitas dengan seluruh instansi terkait guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri.
“Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah berjalan dengan optimal, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau masyarakat yang mudik meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati selama perjalanan,” kata Marzuki Ali Basyah.(red)

