Lahat | Realitas – Diduga pemborong yang berinisial TZ mengaku sebagai pemimpin redaksi media (Pemred) ketika dikonfirmasi terkait jalan cor beton di Kabupaten Lahat, Sumsel.
Tak hanya mengaku sebagai Pemred, TZ juga menyebut dirinya sudah memiliki ujian kompetensi wartawan (UKW).
Dirinya juga bertanya kepada wartawan mediarealitas saat di konfirmasi terkait pekerjaan jalan cor beton tersebut, “sama siapa kamu minta izin ambil gambar di perkerjaan tersebut, kau darimana ? Sudah punya UKW tanya nya dalam telpon, kepada wartawan mediarealitas.com
Sang pemborong itu bertanya kepada wartawan itu kamu bergabung darimana ? Jawab si wartawan ,saya dari ikatan wartawan online (iwo) Muara Enim, tak hanya itu di dalam telpon juga sempat berdebat soal UKW dan kode etik.
Ketika tim megungkap fakta tanpa batas melakukan investigasi ke lapangan, Rabu (7/12/2022) telihat dilokasi pekerjaan cor beton itu dikerjakan tidak sesuai spek.
Pantauan wartawan di lapangan banyaknya proyek ‘siluman’ bertaburan di dinas PUPR Kabupaten Lahat, Sumsel.
Seperti kita ketahui, setiap proyek harus ada papan plang nama dan diwajibkan untuk melakukan pemasangan plang proyek ketika sudah mulai berkerja.

Namun yang menarik di Desa Lesung Batu Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan, pekerjaan itu tanpa adanya papan proyek nama dan pengawas lapangan.
Ketika wartawan ingin melakukan konfirmasi dengan Kepala Desa menjawab tidak tau, namun diarahkan dengan orang yang berinisial TZ dan diberikan nomor handphone dengan no 0853 66XXX XXX selaku pemborong (vendor) ujar kades melalui WhatsApp.
Namun pada Kamis pagi 08 Desember 2022, wartawan media ini melakukan konfirmasi melalui sambungan telpon seluler dengan orang yang dianggap pemborong, atau vendor, oknum vendor ini malah menjawab dengan arogan.
Ia menjawab saya tidak tau dengan anggaran apa proyek itu di bangun dan malah menanya balik kamu sudah UKW (uji kompetensi Wartawan) atau belum, dan terjadi perdebatan antara wartawan dari mediarealitas.com dengan oknum vendor tersebut.
Pada saat konfirmasi berlangsung di sambungan telepon dan dia mengakui ada apa dengan pekerjaan saya, kamu selaku apa, nanti akan saya kirim kartu anggota saya bahwa saya adalah Pemred dan kartu UKW, ujar sang vendor dengan tegas, bahkan menanyakan dari organisasi mana, dengan nada emosional.
Lebih lanjut di katakan oknum vendor yang ber- inisial TZ kalau kamu wartawan tentunya kamu tau dari mana aliran dana itu ber- asal atau jalan cor beton itu di bangun,Dan orang itu masih tahap pengerjaan tutupnya.
Sedangkan menurut temuan di lapangan, jalan cor beton yang diduga menggunakan anggaran dana ratusan juta rupiah tersebut berasal dari dinas PUPR Kabupaten Lahat.
Hasil pantauan pekerjaan tersebut hampir selesai dan sudah dikerjakan ditahap finis, dengan menggunakan material batu mangga, diduga untuk meraup keuntungan pribadi dengan sebesar besarnya, dengan adanya penemuan tersebut team media akan menghitung volume dan akan segera melayangkan surat laporan ke unit tipikor Kabupaten Lahat dan Polda Sumsel Hingga Mabes polri. (Andi Razak Effendi)




