Jakarta | Realitas – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa jajaran Polri siap mengamankan pelaksanaan mudik Lebaran 2022.
“Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memperbolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik,” kata Jenderal Sigit dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Div Humas Polri, Rabu (27/4/2022).
Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan, diprediksi 85 juta orang akan melakukan mudik. Rinciannya, 23 juta orang menggunakan mobil dan 17 juta lainnya menggunakan sepeda motor.
“Jumlah ini tentunya sangat besar, dan tentunya berpotensi menimbulkan kepadatan di jalur mudik,” tutur dia.
Menurutnya, untuk mencegah terjadinya kepadatan di jalur mudik, Polri beserta seluruh pihak terkait telah mempersiapkan pengaturan perjalanan mudik melalui penerapan rekayasa lalu lintas, seperti ganjil genap, sistem satu arah (one way), dan rekayasa lainnya.
Di sisi lain, dia mengibau masyarakat untuk menggunakan mode transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.
“Polri juga mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan moda transportasi umum lain seperti pesawat, kereta api, sehingga dapat kurangi jumlah kendaraan yang melintas di jalan raya,” ucap Jenderal Sigit.
Kemudian untuk menghindari puncak arus mudik, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif, seperti jalur pantai utara (pantura) atau jalur pantai selatan (pansela).
Selain itu, Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk berangkat mudik lebih awal agar terhindar dari puncak arus mudik yang berpotensi terjadi kemacetan panjang.
“Melaksanakan mudik lebih awal pada tanggal 25-27 April. Selain itu, masyarakat bisa memanfaatkan program mudik bersama atau gratis yang disiapkan oleh kementerian, lembaga atau pihak swasta,” ujarnya.
Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan vaksinasi, Polri menyediakan gerai vaksin di setiap pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu Operasi Ketupat 2022 yang tersedia di sepanjang jalur mudik Lebaran 2022. (*)
Sumber: pikiran rakyat



