Gempa Bumi Guncang Kota Sukabumi

oleh -119.759 views
Gempa 5,3 Getarkan Sabang Aceh
Gempa 5,3 Getarkan Sabang Aceh (Ilustrasi)

Sukabumi | Realitas – Gempa bumi 4.9 magnitudo guncang Kota Sukabumi pada Jumat (18/3/2022) pukul 22.05 WIB. Namun tidak terjadi kepanikan bahkan beberapa warga banyak yang tidak merasakan adanya gempa tersebut.

Seorang warga yang merasakan gempa, Khansa (31) warga Puri Cibeureum Permai I, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, mengatakan bahwa gempa yang dirasakan kali ini kecil dan tidak terlalu lama.

“Saya lagi tiduran di kamar, tiba-tiba kasur bergerak-gerak. Saya tanya sama orang rumah, ternyata banyak yang tidak tahu ada gempa, padahal mereka belum pada tidur,” ujar Khansa kepada MNC Portal Indonesia.

Sedangkan warga lainnya, Muhammad Maulana (37) mengakui bahwa dirinya tidak merasakan apapun dan tetap melakukan aktivitas bermain handphone sambil duduk di kursi yang berada di ruang tamu.

“Ga tau lagi asyik liat handphone, saya tidak merasakan adanya gempa. Padahal saya sedang duduk di kursi, tapi ga ada getaran sama sekali yang saya rasakan,” ujar Maulana dengan penuh rasa heran.

Sementara itu, BMKG merilis data gempa bumi yang berkekuatan 4.9 magnitudo, terjadi di 152 km tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 16 km pada 18 Maret 2022 pukul 22.04.03 WIB.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Zona Subduksi (Megathrust) di Selatan pulau Jawa dimana Lempeng Indo-Australia menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia,” ujar Teguh Rahayu.

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Simpenan dengan Skala Intensitas II MMI.

“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” tambah Teguh Rahayu.

Hingga pukul 22:35 WIB, lanjutnya, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan, dan BMKG menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)

Sumber: .okezone