Warga Desa Sambai Dapat Santunan Dari Kapolres Simeulue

oleh -151.759 views
Warga Desa Sambai Dapat Santuna Dari Kapolres Simeulue
Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso saat menyambangi Ardianto Kamis (17/2/2022)

Simeulue | REALITAS Adrianto (40) warga Desa Sambai, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue ia menjalani kehidupan sebatang kara dan sakit – sakitan, ia mendapatkan santunan dari pejabat nomor satu di Polres Simeulue.

Mirisnya lagi, ia tidak memiliki rumah sendiri. Selama ini hanya menumpang di sebuah rumah milik seorang warga di Desa setempat. Di Rumah itulah ia menghabiskan hari – harinya seorang diri.

Kondisinya yang memprihatinkan itu ternyata sampai ke telinga Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso. Rasa terenyuh dan merasa terpanggil Iapun berangkat menuju Sambay bersama Kasat Reskrim AKP Risky Adrian dan dua anggotanya.

Sesampai di sana, tanpa basa – basi pejabat nomor satu di Polres Simeulue tersebut lansung turun dari dalam mobil dinasnya membawa sekarung beras Sementara anggotanya menurunkan jenis sembako lainnya dan kemudian diserahkan kepada Anto, pria sebatang kara dan sedang sakit – sakitan itu.

BACA JUGA :  Kapolri Tetapkan Brigjen Pol Ruddi Setiawan Sebagai Kapolda Aceh

Saat Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso saat menyambangi Ardianto Kamis 17/2/2022, ia menceritakan bahwa ia sakit dan tak bisa bekerja keras seperti sebelumnya.

“Saya sakit, kadang kalau batuk mengeluarkan darah,”ucapnya lirih.

Lantaran sakit-sakitan iapun kini tak bisa berbuat banyak, hanya bisa pasrah dengan keadaan, kebutuhan hidupnya bergantung pada pemberian orang lain.

Saat diwawancarai awak media AKBP Pandji Santoso, “Ditengah Kesibukan Sebagai Abdi negara kami harus hadir ditengah masyarakat dan melihat kondisi sosial kehidupan masyarakat, sehingga kita tau tentang keadaan mereka.”

BACA JUGA :  Dua Kasat Polres Langsa Ngopi Bareng Pengacara dan Wartawan Perkuat Sinergi

Ardiansyah salah seorang warga sambay mengatakan, kalau pria yang akrab disapa Anto itu bukanlah warga asli Desa Sabay.
Dia adalah perantau dan pernah berdomisili di sejumlah Desa dan terakhir menetap di Desa tersebut.

“Sebenarnya dia bukan asli warga Desa ini (Sambay) dia itu berpindah – pindah. Dan terakhir barulah menetap dan menjadi warga Desa Sambai “ujar Ardiansyah”

Lantaran sudah tercatat menjadi warga Desa Sambay, ia pun mendapat bantuan dari Desa. Seperti bantuan BLT dan bantuan sosial lainnya.

“Kalau BLT dia dapat. Tapi kalau masalah Rumah bantuan saya kurang tau mengapa dia gak dapat,”kata Ardiansyah kepada media.