Sumsel I Realitas – Terkait beredar sebuah postingan sebuah foto yang terlihat seorang oknum anggota TNI yang menjadi anjing untuk sasaran tembakan, akan dilaporkan ke Puspom Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal itu diketahui dari salah satu penggiat kesejahteraan binatang, Animal Defender Indonesia, berencana melaporkan peristiwa tersebut ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
“Ternyata pelakunya diduga anggota Yonkav. Hal ini perlu dibina, kami akan laporkan ke puspom TNI,” kata pendiri Animal Defender Indonesia, Doni Herdaru Tona kepada wartawan, Sabtu (25/12/2021).
Doni mengaku sudah mengetahui nama dan tempat pria tersebut berdinas. Dia mengatakan akan membawa bukti-bukti saat melapor ke Puspom TNI nanti.
“Kami dapat mention dari kawan lain di Twitter txtdariorangberseragam tanpa caption. Terus saya reply ‘Min, coba DM yang tanpa sensor dong’. Karena tak dibalas, lalu saya umumkan. Akhirnya dapat informasi dari warganet lain,” ujarnya.
Alasan Animal Defender
Doni mengatakan pihaknya menaruh perhatian terkait postingan tersebut karena dianggap tidak patut. Menurutnya, aksi penembakan terhadap anjing bertolak belakang dengan kesadaran masyarakat yang sedang gencar memberi penghargaan dan perhatian terhadap binatang peliharaan.
“Kami imbau semua pihak, termasuk aparat bisa menjaga tindakannya karena tindakan tersebut tidak patut dan bisa menimbulkan kegaduhan bahkan nantinya ditiru oleh pihak lain. Karena senapan angin ada aturan dalam penggunaan dan peruntukannya,” ucap dia.
Sumber : detik
Editor : Yudi


