Gorontalo I Realitas – Polisi berhasil mengungkap motif para pelaku pembacokan terhadap Pimpinan Redaksi media online Butota.id, Jefry Rumampuk pada Jumat (25/6/2021) lalu.
Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irwanto mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal para tersangka dengan inisial IM (21) warga Desa Ilomangga, Kecamatan Tabongo dan AL (20) warga Desa Hulawa, Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo, bahwa perbuatan tersebut terjadi karena dipengaruhi minuman keras.
Hasil oleh TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, kedua tersangka diamankan di Desa Bendungan Kecamatan Bolango, Bone Bolango, pada Sabtu (26/6/2021) dini hari,” ujar Irwanto ketika konferensi pers di depan Mapolres Gorontalo Kota, Senin (28/06/2021).
Irwanto menjelaskan, menurut pengakuan para terseka bahwa sebelum melakukan penganiayaan kepada Jefry Rumampuk mereka telah melakukan penganiayaan lebih dulu terhadap orang-orang yang ada disekitar lokasi mereka menegak Miras di wilayah Pasar Jumat Telaga. ujarnya.
“Setelah itu mereka bergerak menggunakan sepeda motor sampai kearah Kecamatan Batudaa, Kabgor, sampai disana mereka balik mengarah Kota Gorontalo, di Batudaa ada beberapa orang yang mereka ancam, hingga ada yang sampai dianiaya, namun sampai saat ini belum ada laporan masuk,” ujar Irwanto.
Irwanto menambahkan untuk mengetahui motif yang sebenarnya, kami akan mendalami semua permaalahan ini,” kata Irwanto.
Selanjutnya para pelaku dijerat dengan Pasal 354 ayat (1) KUHPidana junto pasal 351 ayat (1) junto 55 ayat (1) KUHPidana dan atau pasal 2 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang membawa senjata tajam tanpa ijin dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Kronologi
Peristiwa pembacokan terhadap Jefri Rumampuk, Pemimpin Redaksi salah satu media online terjadi pada Jumat sore (25/6/2021) sekira pukul 15.30 WITA. Korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor bersama istrinya.
Di jalan raya Eyato, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, tiba-tiba, dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor datang mendekat dan langsung membacok lengan tangan sebelah kanan korban, kemudian para pelaku itu kabur.
Korban kemudian dilarikan kerumah sakit Otanaha selanjutnya dirujuk ke RS Aloe Saboe. Pelaku tidak dikenal oleh korban karena mengunakan masker.
Belum diketahui motif dari pembacokan tersebut. Saat ini Polres Gorontalo Kota sedang menangani dan melakukan penyelidikan terhadap kasus itu.
“Kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta penyebab permasalahan,” kata Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto, Sabtu (26/6/2021).
Mantan Kapolres Bone Bolango itu mengungkapkan bahwa pihaknya atas perintah Kapolda, Polres Gorontalo dan Polda telah membuat tim untuk melakukan penyelidikan kepada pelaku.
“Identitas pelaku sementara sudah ada titik terang atau pun pelaku sudah bisa bisa digambarkan dan malam ini akan dilakukan pengejaran,” ujar AKBP Suka. (*)



