Kilang Padi Rizki Perkasa, Hasil Panen Padi di Nagan Raya Satu Hektar 7 Ton

oleh -1,050.759 views
Pekerja Kilang padi CV Rizki Perkasa di Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya sedang melakukan aktivitas di Kilang padi tersebut, Senin (26/10/2020).(Nuna Katijah)

Nagan Raya I Realitas – Kilang Padi Rizki Perkasa, Hasil Panen Padi di Nagan Raya Satu Hektar 7 Ton.

Hasil panen padi di Kabupaten Nagan Raya yang berada dipantai Barat Sumatera, wilayah yang subur dan sangat cocok bagi pertanian, khususnya padi.

Sehingga Nagan Raya juga dikenal sebagai salah satu lumbung beras utama di Provinsi Aceh. Selain padi, potensi perkebunan sawit juga sangat besar, Senin (26/10/2020).

Namun, hasil panen petani padi sejak bulan Oktober 2020 ini terus meningkat bahkan untuk sekali panen bisa mencapai satu hecktar 7 Ton lebih.

Salah satu di kilang padi CV Rizki Perkasa Kecamatan Beutong Nagan Raya musim panen padi bulan ini terus meningkat dratis.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Langsa Ungkap Dugaan Pencurian Granit RS Regional, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Aris Wandi, pemilik Kilang Padi (KP) Rizki Perkasa, Senin (26/10) kepada Mediarealitas mengatakan, untuk sekali panen, petani bisa menghasilkan per-hecktar 7 Ton padi dengan nominal Rp 1 Juta lebih dan itu masih standar,”kata Aris Wandi

Ia menjelaskan, setiap Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya berbeda hasil panen padi, sementara Kecamatan Beutong 50 Persen kualitas bagus dan 50 persen hasilnya kurang bagus.

“Bahkan yang sedihnya, petani tidak balik modal 50 persennya akibat kualitas padi yang dinilai kurang bagus, ditambah lagi dengan kelangkaan pupuk,”jelasnya.

BACA JUGA :  Sembilan Bulan Mengambang, Kasus Dugaan Pelanggaran Syariat Islam di Aceh Timur Belum Ada Kejelasan : Kuasa Hukum Mawardi Minta Kedua pelaku Segera di Tahan

Ari menambahkan, sementara kualitas padi di Kecamatan Seunagan Timur dan Kecamatan Seunagan hampir 90 persen tergolong kualitas hasil panen yang bagus.

“Perencanaan bertani padi akan kembali dimulai pada bulan 11 mendatang, karena sedang musim penghujan dan petani mengejar masa panen,”tambah Aris

Aris Wandi mengharapkan kepada masyarakat, untuk memperoleh kualitas bagus pada beras, Ia juga berharap petani jangan suka membeli bibit-bibit padi yang dijual asal asalan.

Akan tetapi beli lah bibit padi dengan beras yang berkualitas dan rasanya pun sudah diakui,”tutup Aris Wandi. (Nuna Katijah)