Pandemi Covid 19, Danrem 074/Warastratama Tekankan Protokol Kesehatan

oleh -263.759 views

Karanganyar I Realitas – Pandemi Covid 19, Danrem 074/Warastratama Tekankan Protokol Kesehatan.

Menjabat sebagai Komandan Korem 074/Warastratama yang baru, Kolonel Inf Rano Tilaar terus melakukan kunjungan ke satuan jajaran.

Untuk mengetahui dan memantau situasi wilayah dan juga kondisi wilayah Kodim 0727/Karanganyar, Rabu (22/07/2020).

Danrem disambut langsung oleh Komandan Kodim Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos beserta Perwira dan Danramil jajaran Kodim Karanganyar.

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan bahwa garda terdepan dalam mengatasi perkembangan situasi wilayah adalah Babinsa dan Danramil.

BACA JUGA :  YLBH Iskandar Muda Aceh Timur tanggapi JK Wapres RI ke-10 dan 12 di Hari Damai Aceh

“Babinsa adalah garda terdepan dan ujung tombak TNI AD yang berada dilapangan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat,” terang Kolonel Inf Rano Tilaar.

Dilanjutkan Danrem, bahwa Kodim Karanganyar merupakan satuan teritorial dan kewilayahan yang harus dapat mengatasi kejadian bencana atau hal menonjol di wilayah dengan selalu berkordinasi dengan instansi serta unsur terkait.

“Saya berharap Satuan dan Personel Kodim Karanganyar dapat melaksanakan tugas dengan baik, profesional dan maksimal serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya,” imbuh Danrem.

BACA JUGA :  Setelah Terungkap Issu Fee Proyek Revitalisasi Kembali Issu Mobiler Sekokah Di Kerjakan Oknum Kantor Dinas Pendidikan

Diakhir Pengarahan, Kolonel Inf Rano Tilaar memberikan penekanan-penekanan tentang langkah yang harus dilakukan dalam mengatasi masalah kesehatan terkait Pandemi Covid 19.

“Sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) harus ikut mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar paham tentang protokol kesehatan yang isinya terkait penggunaan masker.

Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, penyediaan hand sanitizer, menjaga jarak (physical distancing), menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menghindari atau membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang,” pungkas Danrem. (Arda 72 Pendim Surakarta)