Kasus Viral Tambal Ban Rp 600 Ribu Berakhir Saling Legowo

oleh -774.759 views

Banyuwangi I Realitas – Kasus Viral Tambal Ban Rp 600 Ribu Berakhir Saling Legowo.

Viralnya kuitansi tambal ban Rp 600 ribu membuat bengkel tambal ban yang mengeluarkan kuitansi tersebut langsung sepi. Bengkel tambal ban Dian Tubles di Jalan dr Soetomo Banyuwangi itu hanya menerima satu pelanggan sejak viralnya foto kuitansi.

“Sepi setelah viral. Bahkan berimbas pada 3 bengkel saya yang lain. Dari 4 bengkel tambal ban milik saya, masing-masing satu yang menambal ban. Biasanya lebih dari 5 bahkan 10,” ujar pemilik bengkel Dian Tubles, Acey Sucahyono, kepada wartawan di bengkelnya, Selasa (7/7/2020).

Acey mengatakan memang banyak orang datang ke bengkelnya, tetapi orang-orang itu hanya memfoto dan mengunggahnya di media sosial. Acey mengaku permasalahan ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara komunikasi. Namun karena kekecewaan konsumen ditumpahkan di media sosial akhirnya membuat masalah ini jadi besar. Imbasnya, bengkel yang didirikan selama 20 tahun lebih itu jadi sepi.

Acey sendiri kaget saat tahu bengkelnya viral. Dia tak menyangkanya karena yang mengunggah foto kuitansi itu diakunya adalah langganannya.

Acey menyebut saat ditambal, salah satu ban mobil konsumen itu memang rusak parah. Maka tak bisa lagi ditambal dengan di-tubeless dan harus di-press silicon. Sementara satu ban lagi kondisinya memang masih bagus namun kurang cantik secara estetika.”Langganan itu. Tapi hanya tubeless biasa dengan harga Rp 25 ribu. Kalau press silicon kita tawarkan kepada konsumen. Dan mau,” kata Acey.

“Dua ban dengan kondisi satu sudah parah, satu lagi masih bagus namun ada 3 tambalan. Makanya kita tawarkan untuk melakukan press silicon,” lanjut Acey.

Acey mengaku petugas Dian Tubles tak menyebutkan harga untuk press silicon. Karena dianggap langganan, petugas menganggap konsumen mengetahui nominal harga jasa press silicon yang memang mahal.(Dtc/Red)