SYDNEY I Realitas – Harga minyak merosot setelah negosiasi Arab Saudi-Rusia untuk memangkas produksi ditunda. Padahal, hal tersebut bisa memberi sentimen positif pada harga minyak di pasar di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).
Senin (6/4/2020), minyak mentah Brent turun 2 dolar Amerika Serikat (AS) lebih pada awal perdagangan Asia setelah Arab Saudi dan Rusia menunda pertemuan tentang upaya memangkas produksi. Minyak mentah berjangka Brent turun 6,2 persen, atau 2,13 dolar AS menjadi 31,98 dolar AS per barel.
Sementara minyak mentah AS merosot 7,4 persen, atau 2,12 dolar AS menjadi 26,12 dolar AS per barel.
Para analis mengatakan berita tersebut dapat menyebabkan beberapa aksi jual di pasar.
Kekhawatiran tentang tekanan ekonomi global mendorong investor untuk membeli surat utang pemerintah yang dianggap lebih minim risiko. Pasalnya, imbal hasil obligasi mencatatatkan posisi terendah.
Di pasar mata uang, poundsterling melemah setelah Perdana Menteri Inggris dirawat di rumah karena gejala virus corona.(IN/Red)



