Singkil I Realitas – Empat Kecamatan Di Aceh Singkil Dilanda Bajir dan Tanah Longsor, Dalam kurun waktu empat terakhir Sejumlah desa di empat kecamatan Kabupaten Aceh Singkil dilanda bajir dan tanah Longsor.
Banjir yg saat ini terjadi dikarenakan kiriman dari Wilayah Subulussalam, Aceh Tenggara, Pakpak Barat dan Dairi Sehingga mengakibatkan sungai Meluap serta Hujan dalam berapa hari terakhir melanda Kecamatan Suro, Kecamatan, Simpang Kanan, Kecamatan Gunung Meriah dan Kecamatan Singkil.
Demikian laporan Kaban BPBD Aceh Singkil Mohd Ichsan melalui WhatsAP yang diterma Realitas, kamis (5/12/2019).
Adapun empat Kecamatan dilanjar Banjir dal emat hari terakhir ini yaitu, Desa Bulusema Kec. Suro Senin (02/12/2019) telah terjadi Banjir Bandang di Desa Bulusema dan Desa Lae Bangun Kec. Suro Kab. Aceh Singkil, dengan Ketinggian Air 1 Meter Hingga 1,5 meter.dan berkajut Rabu, 04 Des 2019 bahwa banjir kembali melanda Desa tetsebut .
Di Desa Cingkam dan Desa Tanah Merah Kematan Gunung Meriah direndam bajir Rabu, (04 /12) Sesuai laporan Setcam Kec. Suro bahwa saat ini Longsor terjadi di Derah Cikala Kec. Suro, Kamis 05 Des 2019.
Desa Cibubukan dan Desa Tanjung Mas Kec. Simpang kanan.dini hari kamis (05/12) sedang terjadi bajir.
Sesuai Laporan dr Tim BPBD Aceh Singkil saat ini Di Desa Ujung bawang Kec. Singkil Air sudah memasuki pekarangan rumah penduduk, Kamis 05 Des 2019 Laporan Camat Kec. Singkil, Kamis 04 Des 2019 Bahwa saat ini Banjir jg terjadi di Desa Teluk Rumbia dan Desa Rantau Gedang.
Sementara Korban Terdampak bajir diatarannya di Desa Bulusema Kec. Suro 58 KK 302 JIWA. Desa Lae Bangun Kec.Suro 77 KK. Desa Pangkalan Sulampi Kec. Suro. Desa Tanah Merah Kec. Gunung Meriah 23 KK.
Desa Cingkam Kec. Gunung Meriah. Desa Cibubukan, Desa Tanjung Mas Kec. Simpang Kanan. Desa Teluk Rumbia, Desa Teluk Rumbia Kec. Singkil. Masing Masih dalam pendataan.
Lebih lanjut Mohd Ichsan mejelaskan, dampak dari bencana bajir tetsebut sejumlah runah masyarakat dan fasilitas umum terendam air,jalan Nasional Gunung Meriah Subulussalan tidak bisa dilewati kederaan Rida dua dan empat.
– 1 Buah Bangunan di Kompleks gedung Islamic center di Kec. Suro nyaris amblas kesungai
– Kepala Jembatan Untuk Akses Desa Lae sipola Kec. Singkohor Amblas, kendaraan roda 4 tidak bisa lewat, sangat menghambat aktifitas masyarakat dan anak sekolah.
– Jembatan Desa Lae Sipola menuju Kota Subulussalam sejak tahun 2016 sudah roboh hingga saat ini.
– jembatan untuk akses Desa lae Sipola Ke Kec. Singkohor Amblas, kendaraan roda 4 tidak bisa lewat serta menghambat aktifitas masyarakat dan anak sekolah.
– Jembatan Desa Lae Sipola menuju Kota Subulussalam sejak tahun 2016 sudah roboh hingga sekarang. (Rostani/Yudi)


