LANGSA I Realitas – Irfansyah dilantik menjadi Anggota DPR Aceh periode 2019-2024 di gedung DPRA, Senin (30/9/2019).
Politisi muda Partai aceh ini berasal dapil tujuh meliputi Langsa – Tamiang ini menjadi harapan baru bagi kaum melenial Aceh.
Begitu sejumlah pendapat milenial di Langsa.
“Kami ingin ia memperjuangkan peluang dan kesempatan lebih banyak bagi kaum muda,” kata Ray Iskandar, seorang aktivis di Langsa.
Kepada wartawan, Selasa (1/10/2019), Irfansyah mengatakan, ia akan memperjuangkan harapan kaum muda di kawasan timur Aceh.
Lahir pada 13 Agustus 1990 di Langsa, Irfansyah kini genap berumur 29 tahun.
Di usianya yang masih muda, ia juga menjadi harapan partai lokal besutan Muzzakir Manaf .
Ia menjadi sorotan publik karena mengalahkan senior incumbent dari Partai Aceh yakni Nurzahri dan Ketua DPRA Sulaiman pada Pemilu 2019.
Menurutnya, lika liku politik memang sulit kita prediksikan, dengan mengusung visi ke Acehan dalam konteks keberlanjutan UUPA yang menurutnya perlu penguatan dan advokasi lebih lanjut ke tingkat pusat.
Sehingga apa yang tertuang dalam perjanjian damai MoU Helsinky benar benar dapat terealisasi sesuai dengan cita-cita besar perjuangan.
Irfansyah yang juga saat ini menjabat Ketua Askot PSSI Kota Langsa, menambahkan akan terus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai Anggota DPR Aceh yakni menguatkan fungsi Legislasi, dimana nantinya bersama anggota DPR Aceh lainnya akan terus mendesak Pemerintah Aceh untuk bersama-sama membuat qanun yang berpihak kepada kepentingan Aceh secara menyeluruh.
“Harapan saya bisa mewujudkan cita-cita Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Hasan Muhammad Di Tiro.
‘Anak muda Aceh harus mengenal identitas ke Acehan, sehingga kita tidak mampu diadu domba oleh oknum-oknum yang ingin merusak masa depan generasi muda Aceh. (Acst/Red)

