MEDIA REALITAS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan 40 orang personel guna mengurai kepadatan arus lalu-lintas di ruas Jalan Nasional Meulaboh, serta di sejumlah ruas jalan protokol akibat kepadatan lalu-lintas yang menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.
“40 personel yang kita kerahkan ini sebagai langkah intensif untuk menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas di jalan raya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat, Erdian di Aceh Barat, Rabu.
Salah satu fokus penertiban yang dilakukan petugas yaitu di ruas Jalan Nasional Meulaboh, tepatnya di sekitar pusat perdagangan yang menyebabkan antrean panjang kendaraan bermotor di kedua sisi jalan raya.
Pantauan wartawan di lokasi ini, kepadatan arus lalu-lintas mencapai satu kilometer, yang disebabkan adanya pedagang kue musiman yang menjual dagangan di sisi kiri badan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan panjang dan kejadian ini selalu terjadi setiap tahunnya.
Erdian mengatakan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, juga memicu lonjakan volume kendaraan di jalan raya, sehingga pihaknya berupaya memperketat pengawasan di sejumlah titik krusial.
Dia menjelaskan operasi penertiban ini difokuskan pada jam-jam sibuk hingga malam hari guna memastikan akses transportasi masyarakat tetap lancar.
Para petugas disebar di beberapa titik strategis di Kecamatan Johan Pahlawan, Kota Meulaboh, meliputi ruas Jalan Nasional, Jalan Gajah Mada, Jalan Sisingamangaraja (mulai dari Simpang Kisaran hingga Gampa), Kawasan Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh atau di sekitar Jalan Imam Bonjol, kawasan Pasar Bina Usaha Meulaboh.
Khusus untuk kawasan Jalan Manek Roo, Meulaboh, kata dia, petugas melakukan patroli bergerak menggunakan kendaraan roda dua guna memantau situasi secara real-time, kata Erdian.(red)

