Peringatan Isra Mi’raj Di MAN 1 Tangerang Berlangsung Khidmat Dan Penuh Semangat

oleh -24.759 views

Tangerang | REALITAS  —
‎Meski dalam suasana hujan tetapi tak menyurutkan MAN 1 Tangerang menggelar peringatan hari Isra Mi’raj yang dilaksanakan dihalaman madrasah, Kamis, (23/02/2026).

Ini membuktikan para siswa dan guru antusiasme tinggi dalam memperingati hari besar Islam dengan tujuan Sama-sama memberikan penguatan spiritual dan memotivasi siswa agar tetap tegar di tengah kondisi cuaca hujan bahkan banyak yang terdampak kebanjiran tidak menghalangi untuk tetap semangat beribadah.

Acara diikuti oleh seluruh warga MAN 1 Tangerang, mulai dari siswa, guru hingga staf.

Diawali dengan shalawat oleh group Hadroh MAN 1 Tangerang dilanjutkan pembacaan ayat Suci Al’Quran, kemudian sambutan kepala MAN 1 Tangerang H. Kustiono M.Pd.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Langsa Ungkap Dugaan Pencurian Granit RS Regional, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Peringatan hari Isra Mi’raj ini menjadi momen yang berarti bagi siswa MAN 1 Tangerang untuk merenungkan makna keimanan dan memperkuat hubungan mereka dengan tuhan.

Semangat dan kekompakan dalam menghadapi rintangan cuaca menjadi bukti nyata bahwa mereka mampu mengatasi segala tantangan demi merayakan dan memperingati momen agung dalam agama Islam.

Meskipun turun hujan para siswa tetap semangat untuk mengikuti kegiatan ini, dengan penuh antusias mereka memadati halaman madrasah duduk dengan tertib untuk mendengarkan ceramah yang disampaikan Ustadz Erwan Rustandi.

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan sesuai dengan tema nya yaitu “MEMAKNAI SHALAT SEBAGAI PEMBENAHAN UMAT” Beliau mengajak para siswa untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai pengingat pentingnya menjaga shalat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta meneladani makna Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Langsa Ungkap Dugaan Pencurian Granit RS Regional, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini menjadi momen yang begitu berkesan bagi seluruh warga MAN 1 Tangerang selain sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan tapi juga disuguhkan dengan turunnya hujan, cuaca yang dingin menambah kesejukan dan ke khusuan hati. Acara diahiri dengan doa bersama memohon keberkahan dan petunjuk agar dapat menjadi Muslim yang meneladani Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan.(Anwar)