Mappi | REALITAS — Siapkan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi Mappi menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan dunia kerja. Dinas Perpustakan dan Kearsiapan Daerah Kabupaten Mappi terus dorong SDM di bidang Information Technology (IT) dengan Pelatihan Komputer bagi Siswa SMA/SMK.
Kadis Perpustakaan dan Kearsiapan Daerah, Fransiskus Y. Jamlean menjelaskan, pelatihan komputer telah berlangsung sejak tanggal, Oktober sampai November 2025. Peserta berasal dari perwakilan sekolah SMA/SMK
di kota Kepi, dan peserta pelatihan berjumlah 50 siswa adalah Orang Asli Papua (OAP).
“Pelatihan ini untuk mendukung penuh visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mappi tentang pengembangan SDM yang berfokus pada program 1.000 sarjana. Sehingga bersumber dari dana otonomi khusus tahun anggaran 2025, dinas gencar lakukan pelatihan-pelatihan,” tutur Kadis pada penutupan pelatihan komputer, Sabtu (22/11/2025).
Pada Bulan Juli sampai September 2025, Kata Kadis, telah dilaksanakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar kepada 240 siswa SMP, SMA/SMK OAP. Lanjutannya adalah pelatihan komputer, “dan pelatihan ini sebagai bukti bahwa dana otsus betul-betul dimanfaatkan kepada anak-anak kami OAP”.
“Dinas perpustakaan dan kearsiapan daerah sangat berterima kasih kepada Pimpinan Daerah yang selalu memberikan dukungan penuh. Dan terima kasih juga kepada pihak sekolah SMP, SMA/SMK serta siswa atas pertisipasi dalam mengikuti kegiatan pelatihan-pelatihan ini,” ungkapnya.
Selain itu, Peserta Pelatihan Komputer, Sarlota Clarista Marpemu mengungkapkan, dirinya sangat berterima kasih kepada dinas perpustakaan dan kearsiapan daerah, kerena telah melaksanakan kegiatan pelatihan komputer. “Instruktur komputer ternyata memiliki kombinasi keterampilan teknis dan interpersonal yang luar biasa,
sehingga kami bisa dapat pengalaman operasi komputer”.
“Pada pelatihan komputer yang kami pelajari ada tiga program dasar yakni, program pengolah kata seperti Microsoft Word, pengolah angka seperti Microsoft Excel, dan presentasi seperti Microsoft PowerPoint. Semoga kedepannya dinas perpustakaan dan kearsiapan daerah bisa kembali melaksanakan kegiatan pelatihan komputer,” pungkasnya. [KEPI]


