Kapal MR Red Dinasty Berlabuh Di Perairan Belawan, Malingpun Naik Melalui Rantai Jangkar Kapal

oleh -51.759 views
Kapal MR Red Dinasty Berlabuh Di Perairan Belawan, Malingpun Naik Melalui Rantai Jangkar Kapal

Belawan | REALITAS – Viral di media sosial sekilas vidio berdurasi sekitar satu menit berisikan aksi pelaku pencurian dipaksa turun oleh anak buah kapal (ABK) kapal tengker MR Red Dinasty yang sedang berlabuh di perairan Belawan kawasan Selat Malaka, Sumatera Utara.

Aksi tidak terpuji ini menambah daftar buruk permasalahan yang terjadi di areal perairan Belawan dan mencoreng nama Pelabuhan Indonesia karena hal ini terjadi saat kapal MR Red Dinasty labuh jangkar di perairan Belawan.

Aksi tersebut menambah daftar buruk permasalahan yang terjadi di perairan Belawan dan mencoreng nama baik Pelabuhan Indonesia, tampak dalam video tersebut terdengar teriakan ABK berusaha mengusir pencuri yang sudah naik sebanyak dua orang melalui rantai besi jangkar saat kapal sedang berlabuh serta hal ini tampak sudah biasa mereka lakukan karena kurangnya pengawasan dari pihak keamanan di perairan tersebut.

BACA JUGA :  Ketua YARA Langsa Apresiasi Kejari Langsa Dugaan Peras oleh Plt Kadis Pendidikan Langsa terkait Dana Revitalisasi Rp60 M Di Pemko Langsa

Tampak di bawah samping kapal, satu unit kapal atau sampan kecil telah menunggu dalam kondisi mesin menyala dan pelaku berjumlah sebanyak 4 orang berupaya untuk melarikan diri sambil mengejek ABK dari atas kapal.

“Setelah menonton dan melihat ulah pria yang ada dalam video, aku menilai mereka sudah biasa melakukan aksi pencurian seperti ini di kapal dan akan berimbas terhadap kapal-kapal lainnya yang berlabuh di kawasan tersebut,” ucap Yudi (50) warga Bagan Deli Belawan yang menonton video viral tersebut dan di minta tanggapannya oleh awak media realitas.com pada Senin, (07/07/2025)

BACA JUGA :  Ketua YARA Langsa Apresiasi Kejari Langsa Dugaan Peras oleh Plt Kadis Pendidikan Langsa terkait Dana Revitalisasi Rp60 M Di Pemko Langsa

“Hal ini tidak bisa dibiarkan, aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut dan menangkap empat pelaku komplotan pencurian di atas kapal tersebut serta dapat menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap kapal-kapal yang berlabuh di perairan Belawan,” Tutupnya. (Win)