Kejari Bireuen Tingkatkan Kualitas Pelayanan

oleh -19.759 views
Kejari Bireuen Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Jaksa Kejari Bireuen melayani konsultasi hukum kepada masyarakat di Bireuen, Aceh.(Foto Antara)

Banda Aceh | REALTIAS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Provinsi Aceh, menyatakan terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

Kepala Kejari Bireuen Munawal Hadi di Bireuen, Senin, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan tersebut merupakan sebuah keharusan. Peningkatan kualitas pelayanan tersebut semata-mata untuk memberi kepuasan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan kualitas pelayanan tersebut bermuara pada terwujud zona integritas dalam rangka menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani,” katanya.

BACA JUGA :  KPK Ingatkan 50.369 Penyelenggara Negara Lapor LHKPN Maksimal 31 Maret

Munawal Hadi mengatakan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani merupakan tujuan pelayanan kepada masyarakat. Kepuasan masyarakat tidak hanya harapan, tetapi harus diwujudkan bersama.

Oleh karena itu, Munawal Hadi mengajak seluruh jajaran Kejari Bireuen tetap berkomitmen menjaga dan mempertahankan integritas, baik di dalam maupun di luar, serta memperbaiki kekurangan yang ada demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan kejaksaan adalah melalui penegakan hukum bermartabat, berperikemanusiaan, dan berkeadilan. Mari kita junjung ini dengan memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat,” katanya menyebutkan.

BACA JUGA :  Polri Sebut Ekstradisi Paulus Tannos Butuh Waktu Empat Bulan

Munawal Hadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, memberikan dukungan serta mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani di lingkungan Kejari Bireuen.

“Kamu juga terus memperbaiki kekurangan yang ada dalam mewujudkan zona integritas seperti memperkuat sumber daya manusia, memperkuat pengawasan, dan akuntabilitas kinerja,” kata Munawal Hadi.(*)

Sumber: Ant