Aceh Singkil | REALITAS – Dulmusrid Calon Bupati Aceh Singkil 2024, hadir memenuhi undangan Panwaslih Aceh Singkil, melakukan klarifikasi terkait pengaduan orang (pelapor), bahwasanya dia tidak pernah sekolah di SMA. Lipat Kajang.
Usai melakukan klarifikasi di kantor Panwaslih Aceh Singkil, Dulmusrid kepada Wartawan menjelaskan, seputar jawabannya kepada Panwaslih, Rabu, 02 Oktober 2024.
Aatara lain ditanyakan “Surat Keterang (sungket), laporan Kepolisian, surat keterangan penganti Ijazah SMA yang dikeluarkan oleh kepala Dinas Pendidikan Aceh Singkil, semuanya mengakui saya benar resmi bersekolah dan Lulus di SMA Lipat Kajang atas Kecamatan Simpang Kanan,” ujar Dulmusrid.
Lebih lanjut Dulmusrid menjelaskan tahun 2011 dia anggota DPRD Aceh Singkil pengati antara Sarwo dari partai Golkar.
“Masih di tahun 2011, saya dipinang H. Sapridi calon Bupati dan saya menjadi wakil Bupatinya periode 2012-2017. Saat itu masih memakai ijazah SMA asli,” ucap Dulmusrid.
“Kemudian pada tahun 2017-2022 saya mencalonkan diri jadi Bupati terpilih mengalahkan rivalnya salah satunya H. Sapridi Pada tahun tersebut ijazah saya sudah tidak terlihat dirumah (hilang) diseputaran Desa Pandan Sari, karena ijazah tersebut telah hilang, saya melaporkan Ke Polisi, berdasarkan laporan polisi, kemudian oleh kepala sekolah menerbitkan Surat keterangan penganti Ijazah, artinya sudah dipergunakan 5 tahun lalu,” tambanya.
Pada Pilkada 2024 ini dia kembali mencalon sebagai calon Bupati. Dulmusrid berpasangan wakil Bupati Alhidayat Insyaallah dia minta doa dan dukungan masyarakat Aceh Singkil.
“Mohon untuk dukungan dan doa” harapnya
“Sebelumnya Panwaslih orang-orang telah melaporkan KIP. Karena merasa kurang puas atas jawaban KIP orang-orang itu melaporkan ke Panwaslih terang Dulmusrid, tapi yang merasa heran dan menjadi tandatanya, berkas yang orang (pelapor) tersebut laporkan ke Panwaslih membawa pembuktian, semua buti-bukti foto copy Ijazah SMA saya yang hilang, sementara berkas yang dibawa tim saya, Friska Sihombing ke Panwaslih tersebut kok sama,” terang Dulmusrid.
“Jadi dia lapor sudah membawa bukti foto copy ijazah saya, mengapain untuk apa dilapori, seperti apa maunya” tanya Dulmusrid.
Menurut Dulmusrid, walaupun dilaporkan dan difitnah orang-orang tersebut, dia tidak akan mau melakukan upaya hukum, dan juga tidak merasa terganggu. Namun katanya, saya beriktiar saja, tetap berjalan dengan ril sesungguhnya apa yang sudah dilaporkan itu diserahkan saja kepada Allah SWT. “Terserah dia mau dibawa kemana, setiap yang baik itu pasti akan dibalas baik, apa yang ditanam itu yang dituai.” jawab Dulmusrid. ( Rostani).

