Kisruh Direktur RSUD, Ketua YARA Langsa H A Muthallib: Pengangkatan Zulkumar Sudah Sesuai SOP

oleh -80.579 views
Kisruh Direktur RSUD, Ketua YARA Langsa H A Muthallib: Pengangkatan Zulkumar Sudah Sesuai SOP
Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Langsa, H A Muthallib, Ibrahim, SE,.SH,.M.SI,.M.Kn,. Dok Ist

Langsa | MEDIAREALITAS РPengangkatan dan Pelantikan drg. Zulkumar MARS sebagai Direktur RSUD Langsa sudah sesuai SOP dikarenakan jabatan tersebut hasil dari seleksi lelang jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama  Tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Langsa, H A Muthallib, Ibrahim, SE,.SH,.M.SI,.M.Kn, kepada sejumlah wartawan Jum’at 21 Juni 2024, di Langsa terkait adanya kisruh di internal Rumah Sakit milik Kota Langsa setelah pelantikan Direktur, Jum’at 14 Juni 2024 lalu.

H A Muthalib mengatakan, “masalah Direktur RSUD sudah selesai pasca drg. Zulkumar MARS dilantik sebagai Direktur RSUD Langsa seminggu lalu bersamaan dengan pelantikan 7 Pejabat Eselon II Pemko Langsa lainnya, sudah tidak ada masalah lagi, tinggal Direktur melayani masyarakat yang berobat ke RSUD kesayangan masyarakat Langsa, dan dapat diberikan pelayanan prima,” ujar H Thallib.

“pelantikan drg. Zulkumar MARS sudah sesuai Mekanisme dan sesuai SOP secara aturan hukum sudah Sah, tidak boleh melihat dari hal lain”, sebut H Thallib Dosen FH Unsam.

Ketua YARA Langsa menjelaskan, bahwa nama drg. Zulkumar MARS sudah ditetapkan oleh Kemendagri RI sesuai dengan hasil JPT yang diajukan oleh Pemko Langsa.

“persoalannya cuma keterlambatan pelantikan saja, karena harus ada izin Gubernur dan Kemendagri terkait waktu kapan dilantik,” ujarnya lagi.

“jadi diharapkan kepada pihak-pihak yang merasa tidak puas terhadap nama drg. Zulkumar MARS sebagai Direktur RSUD Langsa dan mengharapkan dr Helmiza Fahri SpOT menjadi Direktur untuk tidak mempermasalahkan lagi”, tegasnya.

H Thallib melanjutkan, “dr Helmiza jabatannya tetap kembali sebagai Wadir Umum RSUD Langsa karena sebelumnya hanya Plt Direktur. Sehingga Wadir itu tetap melekat, jadi tidak ada masalah lagi,” ujarnya

“Saya takutnya, ada pihak-pihak yang merasa dirugikan karena Helmiza tidak menjadi Direktur RSUD Langsa, karena informasi yang kita terima ini terkait dengan proyek-proyek yang ada di RSUD Langsa”, terangnya sembari tersenyum.

“Karena jika orang lain yang jadi Direktur, maka proyek tersebut takutnya tidak bisa mereka kendalikan lagi”, tambahnya.

“Untuk itu, kita harus menghormati proses JPT yang sudah dilakukan pihak Pemko Langsa, bahkan pelantikan pun sudah. Jadi masalah ini sudah selesai. Jangan membuat kisruh karena ini kn berdampak kepada hal lain nantinya,” ungkap H Thallib.

Lenih lanjut dikatakan “semua pihak harus menerima pemimpin baru, siapapun direktur rumah sakit umum Langsa, yang harus dilakukan pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik lagi, sekarang juga sudah sangat baik, dengan ada nya direktur baru pelayanan juga semakin baik,” tutup H Thallib. (*)