Qatar, Uzbekistan, Dan Kisah Manis STY Di Olimpiade

oleh -37.579 views
Qatar, Uzbekistan, Dan Kisah Manis STY Di Olimpiade
Timnas U23 Indonesia akan melawan Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U23 pada Senin 29 April 2024 pukul 21.00 WIB. Skuad Garuda Muda bisa tampil di Olimpiade Paris 2024 jika berhasil berada di posisi tiga besar atau memenangi pertandingan playoff antar Konfederasi melawan Guinea pada awal Mei mendatang.(Foto Kompas)

MEDIAREALITAS – Timnas U23 Indonesia akan melawan Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U23 pada Senin 29 April 2024 pukul 21.00 WIB. Skuad Garuda Muda bisa tampil di Olimpiade Paris 2024 jika berhasil berada di posisi tiga besar atau memenangi pertandingan playoff antar Konfederasi melawan Guinea pada awal Mei mendatang.

Untuk mewujudkan mimpi tampil di Olimpiade 2024, Indonesia diadang Uzbekistan. Harus diakui bahwa Uzbekistan adalah tim kuat di Piala Asia U23. Tim berjulukan “Serigala Putih” ini pernah menjadi juara Piala Asia U23 2018. Pada Piala Asia U23 2024, Khusayin Norchaev dan kawan-kawan tampil sempurna sejauh ini.

Uzbekistan belum terkalahkan dalam empat pertandingan. Selain itu, Uzbekistan sangat produktif dengan catatan 12 gol dan belum kebobolan. Namun, kesempurnaan Uzbekistan ini coba dihancurkan STY. Pelatih asal Korea Selatan ini bertekad membawa Indonesia ke final, sekaligus ke Olimpiade 2024.

“Saya minta maaf karena sebenarnya saya tidak tahu mengenai partisipasi (timnas sepak bola) Indonesia di Olimpiade sebelumnya. Dan saya dengar terakhir kali bermain di Olimpiade adalah di Melbourne, 68 tahun yang lalu. Bagaimanapun, kali ini adalah saatnya bagi Indonesia untuk berpartisipasi di panggung Olimpiade,” kata STY.

“Saya tidak memiliki tekanan, saya hanya menikmati momen ini bersama para pemain. Kali ini saya akan membuat tim Indonesia melaju ke panggung Olimpiade,” tegas pria asal Korea Selatan (Korsel) itu.

Bisa jadi, STY memang sosok yang tepat untuk membawa Indonesia kembali tampil di Olimpiade. Pelatih berusia 55 tahun ini pernah “berhubungan” dengan Qatar dan Uzbekistan, sebelum membawa Korea Selatan lolos ke Olimpiade pada 2016. STY memimpin Korea Selatan di Piala Asia 2016 yang digelar di Qatar.

Saat itu, Korsel segrup dengan Irak, Yaman, dan Uzbekistan pada babak penyisihan. Korsel mampu mengalahkan Uzbekistan (2-1), Yaman (5-0), dan bermain imbang dengan Irak (1-1). Saat melawan Uzbekistan, Korsel mencetak dua golnya pada babak pertama lewat sepasang gol Moon Chang-jin.(*)

Sumber: Kps