Banda Aceh | Realitas – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh Iqbal Piyeung menilai Dirut Bank Aceh Syariah tidak mesti orang Aceh namun yang paling penting adalah orang yang benar-benar bisa membangun dan mengembangkan Bank Aceh.
Menurut Iqbal, Pemegang Saham Pengendali (PSP) atau Pemerintah Aceh bisa membuka peluang seluas-luasnya untuk calon Dirut Bank Aceh, apalagi semenjak bank konvensional tidak ada lagi di Aceh banyak sekali potensi orang-orang yang dapat di calon menjadi Dirut Bank Aceh.
“Dibuka saja seluas-luasnya, apalagi banyak potensi dari bank konvensional yang dibubarkan ada yang bagus, ya dikasih peluang untuk ikut, tidak mesti orang Aceh, tapi yang betul-betul membangun bank Aceh,” kata Iqbal Piyeung kepada Wartawan, Rabu (19/10/2022).
Ia juga mendesak PSP Bank Aceh untuk segera mengusulkan Kembali calon Dirut Bank Aceh agar kekosongan kepemimpinan di Bank Aceh tidak berlarut-larut.
“Jika hanya mengandalkan Plt saja, kinerja BAS tidak berjalan maksimal, apalagi BAS merupakan bank prioritas rakyat Aceh, seharusnya sudah selesai dan sudah ada Dirut baru,” paparnya.
Selain itu Iqbal juga mempertanyakan kebijakan PSP yang hanya mengusul dua nama calon Dirut beberapa waktu lalu, menurutnya seharusnya PSP bisa membuka secara luas kepada siapa saja yang berminat untuk menjadi Dirut Bank Aceh.
“Kita juga mempertanyakan mengapa Direksi BAS tidak ditunjuk atau diajukan sebagai Dirut, jika memang umurnya masih layak, ini sangat di sayangkan,” katanya.



