Kutacane | Realitas – Banyaknya jumlah lampu jalan di seputaran kota Kutacane pada malam mati, sehingga terkesan tak terawat oleh pihak dinas terkait pada tahun 2022 ini, namun bukan lampu jalan saja, termasuk taman perkotaan Kutacane Aceh Tenggara juga ikut tak terawat lagi, kendati dana pemeliharaan lampu jalan dan taman kota Kutacane, terkesan tak memiliki anggaran.
Sementara itu kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup.
Sahidin saat dikonfirmasi Media Realitas pada Rabu (06/07) via WhatsApp mengatakan, terkait hal itu, tidak ada anggaran untuk tahun ini, kalau lebih jelas coba konfimasi ke bendahara saya singkatnya.
Ditempat terpisah. Jupriyadi R Lsm tindak pidana korupsi (Tipikor) kepada media realitas mengatakan, kita sangat kecewa dengan kinerja kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, ” karena tak mengajukan anggaran tersebut. Menurut Jupriyadi R, lampu jalan dan taman kota Kutacane ini harus ada dana perawatannya.
Dijelaskannya, pengelolaan Kota dan keindahan Kota Kutacane ini bidangnya Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup.
Untuk itu saya minta kepada Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim agar segera mencopot jabatan kepala Dinas Kebersihan, kendati, Sahidin tak mampu menjalankan tugasnya sebagai kepala Dinas, kalau hal ini dibiarkan.
Maka pengelolaan Kota Kutacane akan hancur, padahal Kota Kutacane ini sudah mulai tertata dengan indah, artinya, Sahidin tidak mendukung visi dan misi pemerintah Raidin Pinim- Bukhari (RABU),”tingkat anggaran saja tak bisa diperjuangkan sebut Jupriyadi R (*)




