Akibat Serangan Jantung, Sopir Truk Tronton Tabrak Warung Nasi

oleh -125.759 views
Akibat Serangan Jantung, Sopir Truk Tronton Tabrak Warung Nasi
truk tronton terkena Serangan Jantung meninggal dunia saat sedang mengemudi dan menabrak pedagang didepan Kantor Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, Jum'at (29/7/2022)

Tangerang | Realitas – Diduga Pengemudi truk tronton terkena Serangan Jantung meninggal dunia saat sedang mengemudi dan menabrak pedagang didepan Kantor Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten.

Akibat periatiwa itu, truk yang dikemudikan bersama seorang kenek berinisial AN (41), oleng dan menabrak warung nasi goreng di Jalan Raya Sukadiri,Kecamatan Sukadiri, Tangerang, Banten.

Kasubnit Laka Lantas Polresta Tangerang Ipda Adi Sulpaturohman menuturkan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat malam (29 Juli 2022) sekira pukul 19.30 WIB.

Kejadian bermula, ketika kendaraan truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi A-9147-VM yang dikemudikan MM bersama seorang kernet itu, datang dari arah Sukadiri menuju arah Pakuhaji.

“Sesampainya di TKP diduga pengemudi mengalami serangan jantung,” Ucap Ipda Adi, Sabtu 30 Juli 2022.

“Sehingga mobil oleng ke arah kiri jalan dan menabrak warung nasi goreng yang berada di kiri jalan,” imbuhnya

Akibat peristiwa kecelakaan itu, kendaraan truk mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bemper depan.

Sedangkan, si pengemudi berinisial MM, warga Kampung Ciranca RT 01, RW 03, Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang tersebut, mengalami luka dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan, selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit Mitra Husada, Teluknaga Tangerang,” terang Adi.

Sementara, kernet truk berinisial AN, warga Kampung Ciranca RT 03, RW 08, Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten pandeglang, dilaporkan selamat.

Begitu juga, dengan pemilik warung nasi goreng milik JN (51), warga Kampung Ganepo, RT 01, RW 02, Desa Pekayon, Sukadiri, Kabupaten Tangerang itu, selamat dari kejadian nahas tersebut.

Namun, kondisi warung nasi gorengnya mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Warung nasi goreng mengalami kerusakan di bagian depan dan atap, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta,” ujarnya. (*)