Banda Aceh | Realitas – “Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, Satu Calon Jamah Haji Aceh Meninggal dalam Pesawat.
Bapak Muslim bin Abdul Wahab Salam, jamaah BTJ 01, jam 04.37 waktu Arab Saudi tadi pagi di dalam pesawat menjelang landing di Bandara Madinah.
Almarhum didagnosa memiliki penyakit asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease),” tulis Tajri dalam pesan WhatsApp (WA) kepada Serambi, kemarin.
Menurut Tajri, almarhum berasal dari Gampong Rungkom, Kecamatan Meureudu,Pija.
Selama ini, lanjutnya, Muslim bun Abdul Wahab Salam tinggal di Idi Rayeuk, Aceh Timur, dan ia berangkat haji menggantikan almarhum orang tuanya.
“Semoga almarhum diampuni segala dosa dan ditempatkan disisi-Nya bersama anbiya dan shalihin,” ucap Tajri.
Sementara untuk fardhu kifayah terhadap almarhum, menurut Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Kloter 1, Muhammad Qusay, shalat jenazah menurut rencana akan dilaksanakan di Masjid Nabawi, Madinah, dan pemakaman di Baqi.
“Saat ini sedang dalam pengurusan jenazah bersama pihak maktab untuk proses fardhu kifayah.
Kita minta dishalatkan di Masjid Nabawi dan pemakaman kemungkinan di Baqi,” ujar Qusay.
Penjelasan hampir sama secara terpisah disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Pijay, Ahmad Yani SPdI, kepada Serambi, kemarin.
Menurut Ahmad Yani, almarhum tergabung dalam CJH Kloter 1 bersama jamaah lain dari Pijay, Sabang, Aceh Besar, Aceh Utara, dan Banda Aceh.
Dari verifikasi, sebut Ahmad Yani, almarhum Muslim bin Abdul Wahab Salam mengantongi paspor dengan C6765252.
Menurutnya, setelah dilakukan diagnosa oleh tim media belakangan diketahui bahwa asam lambung almarhum naik ke kerongkongan yang dapat mengiritasi lapisan esophagus atau Gerd.
Ia menambahkan, Muslim menghembuskan nafas terakhir sekitar 15 menit sebelum pesawat mendarat di Bandara Madinah.
Pesawat yang membawa Calon Jamah Haji Kloter 1 Embarkasi Aceh lepas landas (take off) dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, pada Rabu(15/6/2022) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB.
“CJH ini berangkat ke Tanah Suci menggantikan ayah kandungnya, Abdul Wahab Salam, yang lebih dulu meninggal duni,” pungkas Kakankemenag Pidie Jaya.



