Jakarta | Realitas – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI mulai membuka pendaftaran sejumlah beasiswa Tahun Anggaran 2022.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof Suyitno menyampaikan, beasiswa tersebut merupakan dalam rangka memberikan apresiasi dan akses kepada anak bangsa yang memiliki prestasi akademik dan non akademik namun berasal dari keluarga dalam kategori ekonomi rendah.
Untuk itu, pemerintah melalui Kemenag memberikan peluang beasiswa yang seluas-luasnya kepada mahasiswa.
“Ini kita buka selebar-lebarnya bagi mahasiswa yang kuliah di kampus UIN, IAIN dan STAIN,” jelas guru besar UIN Raden Fatah Palembang itu dilansir dari laman Kemenag.
Lebih lanjut, ada beberapa beasiswa yang akan dibuka antara lain yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa Tahfidz Qurán, Beasiswa Bantuan Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA), Beasiswa Adiktis, dan Bantuan Lembaga Kemahasiswaan.
Kasi Kemahasiswaan, Amiruddin Kuba, menjelaskan, khusus untuk Beasiswa KIP Kuliah, Kementerian Agama menyiapkan sebanyak 17.615 kuota dengan rincian 13.070 untuk PTKIN dan 4.545 untuk PTKIS.
Sedangkan Beasiswa Tahfidz Qurán kurang lebih 1.000 kuota dan BPPA sekitar 3.000 kuota.
Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Kemenag, Syafi’i menambahkan bahwa untuk tahun 2022, Kemenag akan menggelontorkan kurang lebih Rp 161 miliar untuk sejumlah bantuan beasiswa tersebut di atas baik yang on going maupun rekruitmen baru.
Melalui beasiswa tersebut, diharapkan mahasiswa PTKI dapat menangkap dan memanfaatkan peluang berharga ini.
Sesuai dengan rencana, Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa Tahfidz Qurán, dan Bantuan Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA) akan dibuka tanggal 6 Juni 2022 hingga 30 Juni 2022. (*)

