Kutacane | Realitas – Kesedian pupuk dan pestisida dalam mendukung peningkatan pertanian di Kabupaten Aceh Tenggara sangat penting, untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Agara melakukan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi dan Gas LPG.
Adapun unsur tim yang di bentuk oleh Disperindag untuk melakukan pengawasan dalam pendistribusian pupuk dan gas LPG pada tahun 2022 antara lain, Dinas Perdagangan, Perizinan, Staf Ahli Bupati, Dinas pertanian, Kabag Ekonomi, Polri dan satpol PP.
Pengawasan penyebaran pupuk bersubsidi di Agara harus dilakukan oleh semua pihak.
Jika penyaluran pupuk bersubsidi berjalan sesuai dengan prosedur, masalah pupuk bagi petani tidak akan terjadi kata Jamal Husin Kabid Perindustrian kepada media realitas pada Selasa (08/03).
Dijelaskannya, penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani yang disalurkan distributor harus mendapat pengawasan, agar penyalurannya tepat sasaran. “Kebutuhan pupuk di Agara sangat tinggi.
Setelah kita survei bersama tim dilapangan, bahwa isu pembelian pupuk urea harus pakai gandeng itu benar, kita berharap kedepannya melalui distributor dan pengecer agar tidak lagi dilakukan.
” Kalau ada kita temukan kembali, maka akan kita berikan sanksi singkatnya (*)

